Rupiah berakhir terapresiasi ke Rp11.380/USD
Senin, 24 Maret 2014 - 16:21 WIB
Rupiah berakhir terapresiasi ke Rp11.380/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir terapresiasinya seiring kembali menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di zona hijau pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.380 per USD. Posisi ini terapresiasi 45 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.425 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.402 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat di level Rp11.370 per USD dan terlemah di level Rp11.411 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.384 per USD, dengan kisaraan harian di Rp11.379-11.470 per USD. Posisi ini menguat 81 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.425 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan hari ini pada level Rp11.387 per USD. Posisi sore ini membaik 78 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.465 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.384 per USD atau menguat 47 poin dibanding penutupan Jumat (21/3/2014) di level Rp11.431 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi positifnya laju IHSG dan berkurangnya pengaruh sentimen dari pasar global.
"Hal ini di tengah membaiknya risk appetite dari pelaku pasar domestik, yang memberi dampak positif terhadap pergerakan nilai tukar rupiah hari ini," kata dia, Senin (24/3/2014).
Sementara IHSG sore ini ditutup melanjutkan penguatan akhir pekan lalu. IHSG naik 20,21 poin atau 0,43 persen ke level 4.720,42. Penguatan ini seiring positifnya bursa Asia.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,39 triliun dengan 4 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp266,23 miliar. Tercatat 163 saham naik, 127 saham melemah dan 104 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.380 per USD. Posisi ini terapresiasi 45 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.425 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.402 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat di level Rp11.370 per USD dan terlemah di level Rp11.411 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.384 per USD, dengan kisaraan harian di Rp11.379-11.470 per USD. Posisi ini menguat 81 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.425 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan hari ini pada level Rp11.387 per USD. Posisi sore ini membaik 78 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.465 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.384 per USD atau menguat 47 poin dibanding penutupan Jumat (21/3/2014) di level Rp11.431 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi positifnya laju IHSG dan berkurangnya pengaruh sentimen dari pasar global.
"Hal ini di tengah membaiknya risk appetite dari pelaku pasar domestik, yang memberi dampak positif terhadap pergerakan nilai tukar rupiah hari ini," kata dia, Senin (24/3/2014).
Sementara IHSG sore ini ditutup melanjutkan penguatan akhir pekan lalu. IHSG naik 20,21 poin atau 0,43 persen ke level 4.720,42. Penguatan ini seiring positifnya bursa Asia.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,39 triliun dengan 4 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp266,23 miliar. Tercatat 163 saham naik, 127 saham melemah dan 104 saham stagnan.
(rna)