Lapangan migas Santos di Jatim mulai produksi
Senin, 24 Maret 2014 - 16:53 WIB
Lapangan migas Santos di Jatim mulai produksi
A
A
A
Sindonews.com – Kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) minyak dan gas bumi asal Australia, Santos mengumumkan bahwa Lapangan Peluang sudah mulai memproduksi gas alam. Produksi lapangan yang terletak di Blok Madura Offshore, Jawa Timur (Jatim), itu ditargetkan mencapai 25 juta standard kaki kubik per hari (mmscfd).
“Lapangan Peluang adalah aset keempat yang dioperasikan oleh Santos di Asia Tenggara. Keberhasilan produksi gas pertama di Peluang, yang lebih awal dari jadwalnya merupakan tonggak sejarah penting pencapaian perusahaan atas strategi pertumbuhan yang kuat di Asia,” ujar Santos Vice President Asia, West Australia & Northern Territory John Anderson dalam rilisnya di Jakarta, Senin (24/3/2014).
Dengan beroperasinya lapangan Peluang tersebut menambah portofolio bisnis hulu migas Santos di Jawa Timur. Presiden dan GM Santos Indonesia Marjolijn Wajong menambahkan bahwa perusahaan sebelumnya telah memproduksi gas dari Lapangan Oyong, Wortel dan Maleo di lepas pantai Jawa Timur.
"Sehingga hal ini menambah kapasitas kami di kawasan ini. Dimulainya produksi dari proyek Peluang menunjukkan kemampuan kami untuk merealisasikan proyek-proyek baru di Indonesia,” imbuh dia.
Menurut Marjolijn, seperti gas dari lapangan lainnya yang sudah berproduksi lebih dulu, gas dari lapangan Peluang ini juga akan dialokasikan untuk konsumen di dalam negeri. Di Blok Madura Offshore, di mana lapangan Peluang ini berada, Santos memegang 67,5 persen hak partisipasi dan bertindak sebagai operator. Mitra lainnya adalah PC Madura Ltd dan PT Petrogas Pantai Madura.
“Lapangan Peluang adalah aset keempat yang dioperasikan oleh Santos di Asia Tenggara. Keberhasilan produksi gas pertama di Peluang, yang lebih awal dari jadwalnya merupakan tonggak sejarah penting pencapaian perusahaan atas strategi pertumbuhan yang kuat di Asia,” ujar Santos Vice President Asia, West Australia & Northern Territory John Anderson dalam rilisnya di Jakarta, Senin (24/3/2014).
Dengan beroperasinya lapangan Peluang tersebut menambah portofolio bisnis hulu migas Santos di Jawa Timur. Presiden dan GM Santos Indonesia Marjolijn Wajong menambahkan bahwa perusahaan sebelumnya telah memproduksi gas dari Lapangan Oyong, Wortel dan Maleo di lepas pantai Jawa Timur.
"Sehingga hal ini menambah kapasitas kami di kawasan ini. Dimulainya produksi dari proyek Peluang menunjukkan kemampuan kami untuk merealisasikan proyek-proyek baru di Indonesia,” imbuh dia.
Menurut Marjolijn, seperti gas dari lapangan lainnya yang sudah berproduksi lebih dulu, gas dari lapangan Peluang ini juga akan dialokasikan untuk konsumen di dalam negeri. Di Blok Madura Offshore, di mana lapangan Peluang ini berada, Santos memegang 67,5 persen hak partisipasi dan bertindak sebagai operator. Mitra lainnya adalah PC Madura Ltd dan PT Petrogas Pantai Madura.
(rna)
Lihat Juga :