Tabrakan kapal di Houston bikin harga minyak Asia turun
Selasa, 25 Maret 2014 - 10:53 WIB
Tabrakan kapal di Houston bikin harga minyak Asia turun
A
A
A
Sindonews.com - Harga minyak mentah turun di perdagangan Asia hari ini, setelah saluran pengiriman minyak utama di Amerika Serikat (AS) ditutup menyusul tabrakan yang mengakibatkan terjadi tumpahan minyak.
Seperti dikutip dari AFP, Selasa (25/3/2014), para analis mengatakan, investor juga menunggu rilis stok minyak mentah mingguan di Amerika Serikat untuk mengukur permintaan di negara konsumen minyak terbesar dunia.
Kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei turun 24 sen menjadi USD99,36 per barel di perdagangan pertengahan pagi ini, dan minyak mentah Brent North Sea untuk Mei merosot 30 sen menjadi USD106,51.
Kenny Kan, seorang analis di CMC Markets di Singapura mengatakan, penutupan sementara pengiriman rute Houston mengangkat harga WTI. The Houston Ship Channel ditutup setelah tabrakan akhir pekan antara tongkang dan kapal yang mengakibatkan tumpahan sekitar 168.000 galon (636.000 liter) bahan bakar minyak ke Selat Malaka.
Penutupan terganggu pasokan ke kilang di Gulf Coast, AS. Kan mengatakan, dalam sebuah komentar pasar bahwa meskipun penutupan sementara saluran pengiriman mungkin tidak memiliki dampak yang nyata pada laporan persediaan minyak mentah pekan ini, telah menyebabkan banyak volatilitas.
Harga Brent terus menghadapi tekanan menyusul data manufaktur yang lemah di China, sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia. Indeks pembelian manajer (PMI) HSBC untuk sektor manufaktur di China pada Maret diangka 48,1, turun dari 48,5 pada Februari.
Seperti dikutip dari AFP, Selasa (25/3/2014), para analis mengatakan, investor juga menunggu rilis stok minyak mentah mingguan di Amerika Serikat untuk mengukur permintaan di negara konsumen minyak terbesar dunia.
Kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei turun 24 sen menjadi USD99,36 per barel di perdagangan pertengahan pagi ini, dan minyak mentah Brent North Sea untuk Mei merosot 30 sen menjadi USD106,51.
Kenny Kan, seorang analis di CMC Markets di Singapura mengatakan, penutupan sementara pengiriman rute Houston mengangkat harga WTI. The Houston Ship Channel ditutup setelah tabrakan akhir pekan antara tongkang dan kapal yang mengakibatkan tumpahan sekitar 168.000 galon (636.000 liter) bahan bakar minyak ke Selat Malaka.
Penutupan terganggu pasokan ke kilang di Gulf Coast, AS. Kan mengatakan, dalam sebuah komentar pasar bahwa meskipun penutupan sementara saluran pengiriman mungkin tidak memiliki dampak yang nyata pada laporan persediaan minyak mentah pekan ini, telah menyebabkan banyak volatilitas.
Harga Brent terus menghadapi tekanan menyusul data manufaktur yang lemah di China, sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia. Indeks pembelian manajer (PMI) HSBC untuk sektor manufaktur di China pada Maret diangka 48,1, turun dari 48,5 pada Februari.
(izz)
Lihat Juga :