Desain tol Tangerang-Merak tunggu izin BPJT

Selasa, 25 Maret 2014 - 15:18 WIB
Desain tol Tangerang-Merak...
Desain tol Tangerang-Merak tunggu izin BPJT
A A A
Sindonews.com - Desain tol Tangerang-Merak yang banjir di Km 57 sampai Km 59, masih menunggu untuk disahkan izinnya oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). PT Marga Mandala Sakti (MMS) sebagai operator jalan bebas hambatan tersebut mengklaim desainnya sudah selesai.

Direktur Operasi dan Teknik PT MMS, Sunarto Sastrowiyoto mengatakan, desain tersebut adalah desain pembangunan ruas tol baru yang berada di samping jalan tol yang terendam banjir pada 2012 di wilayah Ciujung.

"Sedang dalam proses persetujuan BPJT desainnya. Kalau dari kami sudah selesai 95 persen. Adapun yang belum itu izinnya saja. Sebab, ruas tol harus sesuai dengan desain yang ditetapkan pemerintah," ujar dia, Selasa (25/3/2014).

Meski demikian, pihaknya optimis desain tersebut akan disetujui BPJT, dan pihaknya memperkirakan 2015 sudah bisa dikerjakan. "Tahun depan sepertinya sudah bisa dibangun," ujarnya.

Ruas tol yang akan dibangun itu menurut Sunarto meniru desain tol Sediyatmo yang menjadi akses utama ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Jakarta.

"Kita tiru karena masalahnya sama soal banjir. Tanahnya juga sama bekas rawa, sehingga endapan air di atasnya bisa membenamkan jalan. Makanya akan dibangun tiang pancang sedalam 30 meteran," ungkap dia.

Sementara, ruas tol yang dibangun itu nantinya sepanjang 2,5 Km dengan ketinggian 2,7 meter paling tinggi serta lebar 10,2 meter untuk masing-masing ruas, dengan dua lajur, masing-masing satu arah.

"Kita juga bangun tol itu dengan maksud agar tidak membendung air jika akan kembali banjir lagi. Jadi air akan tetap merendam ruas tol yang banjir saat ini. Sedangkan pengendara melintasi jalan yang akan dibangun itu," terangnya.

Pembangunan tol elevated dengan nilai investasi sekitar Rp300 miliar itu bersumber dari dana pinjaman dan dana PT MMS. "Sebab yang namanya industri jalan tentu harus untung ya," ujar Sunarto.

Saat ini, kata Direktur Keuangan PT MMS Halim Wahjana, jumlah pengguna jalan tol Tangerang-Merak mencapai rata-rata 108.000 per ahri. Sementara, capaian pendapatannya mencapai Rp1,9 miliar sampai Rp2 miliar per bulan.

Selain membangun ruas tol untuk terbebas dari banjir, PT MMS juga sedang melebarkan ruas Cikupa-Balaraja dari dua lajur menjadi tiga lajur. Sedangkan lajur bahunya sengaja dipersiapkan kelebarannya sama dengan lajur satu dan dua serta tiga yakni 3,6 meter.

"Kalau biasanya lajur bahu cukup 2,5 meter. Kini lajur bahu kita bangun sama dengan lajur satu, dua dan tiga. Sudah 75 persen selesai, April sepertinya akan selesai," pungkas Halim.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
10 menit yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
49 menit yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
1 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
1 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
2 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
3 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved