Rupiah ditutup tertekan ke Rp11.412/USD
Rabu, 26 Maret 2014 - 16:20 WIB
Rupiah ditutup tertekan ke Rp11.412/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir tertekan di positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di zona hijau pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.412 per USD. Posisi ini terdepresiasi 19 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.393 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.382 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada pada level Rp11.380 per USD dan terlemah pada level Rp11.425 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.429 per USD, dengan kisaran harian Rp11.395-11.450 per USD. Posisi ini melemah 35 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.394 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan sore hari ini pada level Rp11.432 per USD. Posisi ini juga masih melemah 46 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.386 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.408 per USD. Posisi ini melemah 51 poin dibanding penutupan Selasa (25/3/2014) di level Rp11.357 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, melemahnya rupiah hari ini karena tertekan meningkatnya permintaan USD oleh korporasi domestik menjelang akhir bulan di tengah menguatnya laju IHSG, yang hari ini berhasil ditutup positif.
"Naiknya permintaan USD oleh korporasi masih menekan pergerakan nilai rupiah," ujar dia.
Sementara IHSG sore ini berakhir berhasil mempertahankan posisinya sejak awal perdagangan pagi tadi di zona hijau seiring menguatnya mayoritas bursa Asia. IHSG naik 25,15 poin atau 0,53 persen ke level 4.728,24.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,38 triliun dengan 5,03 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli bersih asing mencapai Rp63,78 miliar. Tercatat 178 saham naik, 108 saham melemah dan 98 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.412 per USD. Posisi ini terdepresiasi 19 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.393 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.382 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada pada level Rp11.380 per USD dan terlemah pada level Rp11.425 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.429 per USD, dengan kisaran harian Rp11.395-11.450 per USD. Posisi ini melemah 35 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.394 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan sore hari ini pada level Rp11.432 per USD. Posisi ini juga masih melemah 46 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.386 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.408 per USD. Posisi ini melemah 51 poin dibanding penutupan Selasa (25/3/2014) di level Rp11.357 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, melemahnya rupiah hari ini karena tertekan meningkatnya permintaan USD oleh korporasi domestik menjelang akhir bulan di tengah menguatnya laju IHSG, yang hari ini berhasil ditutup positif.
"Naiknya permintaan USD oleh korporasi masih menekan pergerakan nilai rupiah," ujar dia.
Sementara IHSG sore ini berakhir berhasil mempertahankan posisinya sejak awal perdagangan pagi tadi di zona hijau seiring menguatnya mayoritas bursa Asia. IHSG naik 25,15 poin atau 0,53 persen ke level 4.728,24.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,38 triliun dengan 5,03 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli bersih asing mencapai Rp63,78 miliar. Tercatat 178 saham naik, 108 saham melemah dan 98 saham stagnan.
(rna)