PTBA siapkan USD350 juta bangun PLTU di Vietnam
Kamis, 27 Maret 2014 - 16:31 WIB
PTBA siapkan USD350 juta bangun PLTU di Vietnam
A
A
A
Sindonews.com - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berencana melebarkan sayap usaha untuk membangun pembangkit listrik (power plant) di Vietnam, dengan menyiapkan dana hingga USD350 juta.
Direktur Utama Bukit Asam Milawarma mengatakan, nantinya pasokan listrik dari power plant tersebut akan dijual perseroan kepada sejumlah mitra bisnis PTBA di luar negeri, termasuk di Vietnam dan negara di sekitar Asia Tenggara.
"Tahun ini, kami berencan untuk ekpansi ke Vietnam dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Umum (PLTU) bermuatan 2X100 megawatt (MW)," kata Milawarma usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan di Jakarta, Kamis (27/3/2014).
Kebutuhan daya listrik di sejumlah negara, kata dia, menyebabkan perseroan berencana membangun infrastruktur power plant di Vietnam. Bahkan, PTBA berambisi meningkatkan muatan listrik hingga 2x200 MW jika memungkinkan.
"Kemungkinan bisa ditingkatkan menjadi 2x200 MW, tapi tahap awal PLTU ini akan bermuatan listrik 2x100 MW. Kami mengharapkan tahun depan power plant tersebut sudah bisa beroperasi," tambahnya.
Dana yang dibutuhkan untuk investasi di Vietnam itu diperkirakan sebesar USD200 juta hingga USD350 juta. Kebutuhan dana itu akan diambil dari dana internal perseroan. Nantinya pasokan listrik itu akan dijual kepada mitra bisnis perseroan di negara sekitar Vietnam.
"Penjualannya memang akan dilakukan pada tahun depan. Rencananya, listrik hasil PLTU itu akan kami jual ke mitra kami di Malaysia," ujar dia.
Meski demikian, dia masih belum mau mengungkapkan berapa besaran dana yang akan diraih perseroan melalui ekspansi ini. Namun demikian, menurut Milawarma, PTBA masih akan menghitung nilai kontrak dari penjualan listriknya.
Direktur Utama Bukit Asam Milawarma mengatakan, nantinya pasokan listrik dari power plant tersebut akan dijual perseroan kepada sejumlah mitra bisnis PTBA di luar negeri, termasuk di Vietnam dan negara di sekitar Asia Tenggara.
"Tahun ini, kami berencan untuk ekpansi ke Vietnam dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Umum (PLTU) bermuatan 2X100 megawatt (MW)," kata Milawarma usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan di Jakarta, Kamis (27/3/2014).
Kebutuhan daya listrik di sejumlah negara, kata dia, menyebabkan perseroan berencana membangun infrastruktur power plant di Vietnam. Bahkan, PTBA berambisi meningkatkan muatan listrik hingga 2x200 MW jika memungkinkan.
"Kemungkinan bisa ditingkatkan menjadi 2x200 MW, tapi tahap awal PLTU ini akan bermuatan listrik 2x100 MW. Kami mengharapkan tahun depan power plant tersebut sudah bisa beroperasi," tambahnya.
Dana yang dibutuhkan untuk investasi di Vietnam itu diperkirakan sebesar USD200 juta hingga USD350 juta. Kebutuhan dana itu akan diambil dari dana internal perseroan. Nantinya pasokan listrik itu akan dijual kepada mitra bisnis perseroan di negara sekitar Vietnam.
"Penjualannya memang akan dilakukan pada tahun depan. Rencananya, listrik hasil PLTU itu akan kami jual ke mitra kami di Malaysia," ujar dia.
Meski demikian, dia masih belum mau mengungkapkan berapa besaran dana yang akan diraih perseroan melalui ekspansi ini. Namun demikian, menurut Milawarma, PTBA masih akan menghitung nilai kontrak dari penjualan listriknya.
(rna)