Harga minyak di perdagangan Asia masih bervariasi

Jum'at, 28 Maret 2014 - 11:06 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan Asia masih bervariasi
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini bervariasi setelah membukukan keuntungan yang solid di New York pada optimisme atas pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan kekhawatiran tentang gangguan pasokan di Nigeria.

Seperti dikutip dari AFP, Jumat (28/3/2014), kontrak utama New York West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik delapan sen menjadi USD101,36 per barel di perdagangan pertengahan pagi hari ini. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Mei turun 13 sen menjadi USD107,70.

Para analis mengatakan, harga ini didukung oleh belanja konsumen yang kuat di AS, sebagai ekonomi terbesar dunia dan pengguna minyak terbesar. Departemen Perdagangan AS kemarin mengatakan, ekonomi tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 2,6 persen pada kuartal keempat tahun lalu, lebih kuat dari 2,4 persen yang diperkirakan sebelumnya.

United Overseas Bank (UOB) Singapura mengatakan dalam sebuah komentar pasar bahwa data pertumbuhan itu menambah optimisme terhadap ekonomi AS. Kekhawatiran tentang pasokan minyak Nigeria yang terganggu setelah Shell mengumumkan pipa utama Nigeria sedang disabotase.

Raksasa minyak Inggris-Belanda Shell pada Rabu mengatakan telah dinyatakan sebagai "force majeure" pada minyak mentah dari Nigeria karena berusaha untuk memperbaiki pipa yang disabotase tersebut.

Force majeure adalah istilah hukum sebuah perusahaan dari kewajiban kontrak saat menghadapi situasi yang di luar kendali. Nigeria adalah produsen minyak terbesar Afrika, terhitung lebih dari dua juta barel per hari. Nigeria adalah produsen minyak terbesar Afrika, terhitung lebih dari dua juta barel per hari.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
4 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
6 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
6 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
8 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
8 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
8 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved