MAPI catat penurunan laba bersih 24,25%

Jum'at, 28 Maret 2014 - 16:58 WIB
MAPI catat penurunan...
MAPI catat penurunan laba bersih 24,25%
A A A
Sindonews.com - PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mencatat penurunan laba bersih pada tahun lalu sebesar 24,25 persen menjadi Rp327,79 miliar dibanding 2012 sebesar Rp432,75 miliar.

Laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/3/2014) menunjukkan bahwa tergerusnya laba bersih perusahaan pada tahun lalu akibat melonjaknya beban pokok penjualan dan beban langsung serta beban lain-lain.

Pendapatan bersih perseroan pada akhir tahun lalu tercatat sebesar Rp9,73 triliun, naik 28,19 persen dibanding tahun sebelumnya Rp7,59 triliun. Sekretaris Perusahaan Mitra Adiperkasa Fetty Kwartati mengatakan, pendapatan bersih perseroan tersebut merupakan capaian tertinggi MAPI.

"Namun, kinerja kami terkena dampak dari kenaikan gaji dan biaya sewa serta kenaikan suku bunga dan valutas asing karena melemahnya mata uang rupiah terhadap USD sebanyak 26 persen pada tahun lalu," kata dia.

Naiknya pendapatan bersih perseroan diikuti melonjaknya beban pokok penjualan dan beban langsung menjadi Rp4,89 triliun dari Rp3,73 triliun. Di samping itu, perseroan juga membukukan beban penjualan menjadi Rp3,48 triliun dari Rp2,64 triliun.

Selain itu, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp615,55 miliar dari Rp461,78 miliar dan beban keuangan bertambah menjadi Rp239,98 miliar dari Rp165,07 miliar. Sementara kerugian kurs menjadi Rp59,93 miliar dari Rp25,61 miliar.

Kendati demikian, perseroan berhasil menekan kerugian penghapusan/penjualan aset tetap menjadi Rp6,53 miliar dari Rp9,56 miliar dan bagian laba bersih entitas asosiasi naik menjadi Rp12,94 miliar dari Rp11,29 miliar.

Harga saham MAPI pada penutupan sore ini berada di level Rp6.250 per saham. Posisi ini anjlok 325 poin dibanding penuupan hari sebelumnya di level Rp6.575 per saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Sarana Mitra Luas...
PT Sarana Mitra Luas Tbk Terbitkan Obligasi, Kupon Hingga 7,80%
ASSA Bagikan Dividen...
ASSA Bagikan Dividen Tunai Rp73,8 Miliar
Mengenal PT Arita Prima...
Mengenal PT Arita Prima Indonesia Tbk, Mitra Andal untuk Proyek Industri Anda!
Jangkau Pasar Milenial,...
Jangkau Pasar Milenial, Astec Buka Official Shop di Shopee
Sudah Punya Digimap,...
Sudah Punya Digimap, Mengapa MAP Luncurkan Digiplus?
PT Sarana Mitra Luas...
PT Sarana Mitra Luas Tbk, Pionir Rental Forklift Elektrik & Pemain Kunci di Pasar Domestik
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
18 menit yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
1 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
1 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
2 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
2 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
2 jam yang lalu
Infografis
Selama Ramadan, Disgulkarmat...
Selama Ramadan, Disgulkarmat DKI Catat 144 Kasus Kebakaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved