Dunia usaha dukung pemindahan bandara Semarang

Jum'at, 28 Maret 2014 - 17:22 WIB
Dunia usaha dukung pemindahan...
Dunia usaha dukung pemindahan bandara Semarang
A A A
Sindonews.com - Pelebaran atau pengembangan bandara Ahmad Yani Semarang tidak akan bermafaat dalam jangka waktu lama. Oleh karena itu, Bandara mau tidak mau harus mulai memikirkan untuk memindahkan bandara ke daerah lain.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng Frans Kongi menilai, Bandara Ahmad Yani saat ini sudah jauh tertinggal dengan daerah lain. Kondisisnya tidak layak disebut sebagai bandara Internasional.

“Bandara kita ini sudah tidak layak apalagi disebut sebagai bandara Internasional, dibandingkan daerah lain yang perkembangannya jauh di bawah Semarang,” katanya, Jumat (28/3/2014).

Dia menilai memang saat ini Badara Ahmad Yani Semarang sudah selayaknya dikembangkan. Hanya saja pengembangan saja tidaklah cukup. Perlu adanya pemikiran untuk memindahkan bandara ke daerah lain seperti Kendal atau Demak.

“Kalau memang pemerintah mau mengembangkan, harus sekarang. Tetapi pemerintah tetap harus memikirkan untuk memindahkan bandara Ahmad Yani di luar Semarang,” ujarnya.

Dijelaskannya, dengan kondisi bandara yang saat ini akan sangat sulit untuk mengembangkan investasi di Jawa Tengah khususnya di Kota Semarang sebagai Ibu Kota Provinsi.

Dengan dipindah ke luar Kota Semarang, investasi di Jateng akan semakin merata. Investor-investor yang hendak membangun gedung pencakar langit pun tidak akan ragu untuk menanamkan investasinya di Kota Semarang.

Terpisah Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jateng Kukrit Suryo Wicaksono mengaku, dirinya menjadi orang yang paling setuju jika perluasan bandara Ahmad Yani Semarang batal dilakukan.

Dia mengaku seperti itu, bukan karena dirinya sepakat dengan kondisi Bandara yang sekarag, melainkan menginginkan bandara untuk dipindahkan daerah lain. Dengan memindahkan bandara ke luar Kota Semarang pertumbuhan investasi akan semakin meningkat.

“Saya orang yang senang jika pengembangan bandara dibatalkan, karena memang harus dipindah. Pemindahan bisa dilakukan di Kendal atau di Demak," kata Kukrit.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar Terbaru Bandara...
Daftar Terbaru Bandara Internasional di Indonesia: 17 Bandara Turun Kelas
Target Penyelesaian...
Target Penyelesaian Bandara Dhoho di Kediri pada Akhir Tahun 2023
Bikin Ngilu, Inilah...
Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
Warga Jogja Bakal Dapat...
Warga Jogja Bakal Dapat Kado HUT RI ke-76, Apa Itu?
Proyek Bandara Kediri...
Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Berkat Digitalisasi,...
Berkat Digitalisasi, Bandara Soetta Naik Peringkat ke-35 Bandara Terbaik Dunia
Berita Terkini
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
15 menit yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
1 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
1 jam yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
2 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
3 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved