KKP akan kembangkan 'Maldives' Indonesia
Senin, 31 Maret 2014 - 13:42 WIB
KKP akan kembangkan 'Maldives' Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat ini tengah berupaya mengembangkan potensi destinasi di Indonesia bagian timur. Pasalnya, potensi yang ada di Indonesia timur sangat besar namun masih sedikit yang menyentuhnya.
Salah satu cara yang dilakukan KKP adalah dengan mengembangkan beberapa wilayah di Indonesia timur seperti di Republik Maldives. "Kita akan kembangkan di beberapa wilayah seperti di Maldives," ungkap Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau Kecil KKP, Sudirman Saad akhir pekan lalu.
Menurutnya, KKP memiliki rencana membangun cottage seperti di Maldives pada tiga kawasan. Di antaranya di Raja Ampat, Manado Utara dan Sulawesi Utara.
"Kita akan kembangkan di Raja Ampat seluas 300 hektare (ha), puluhan tempat. Dan juga di Ambas. Kita akan bangun Maldives di tiga kawasan. Sekarang ada 30 cottage yang dibangun," ujarnya.
Sudirman mengatakan, saat ini sedang diajak proses bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), termasuk mulai memikirkan soal marketing. "Kalau kita hitung tadi, se-unit kebutuhan investasi Rp3 miliar. Kita kembangkan investasi Rp300 miliar," pungkasnya.
Salah satu cara yang dilakukan KKP adalah dengan mengembangkan beberapa wilayah di Indonesia timur seperti di Republik Maldives. "Kita akan kembangkan di beberapa wilayah seperti di Maldives," ungkap Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau Kecil KKP, Sudirman Saad akhir pekan lalu.
Menurutnya, KKP memiliki rencana membangun cottage seperti di Maldives pada tiga kawasan. Di antaranya di Raja Ampat, Manado Utara dan Sulawesi Utara.
"Kita akan kembangkan di Raja Ampat seluas 300 hektare (ha), puluhan tempat. Dan juga di Ambas. Kita akan bangun Maldives di tiga kawasan. Sekarang ada 30 cottage yang dibangun," ujarnya.
Sudirman mengatakan, saat ini sedang diajak proses bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), termasuk mulai memikirkan soal marketing. "Kalau kita hitung tadi, se-unit kebutuhan investasi Rp3 miliar. Kita kembangkan investasi Rp300 miliar," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :