Aksi beli bersih investor asing capai Rp23 T
Senin, 31 Maret 2014 - 15:48 WIB
Aksi beli bersih investor asing capai Rp23 T
A
A
A
Sindonews.com - Investor asing melakukan aksi beli bersih (net buy) sejak awal tahun hingga akhir Maret 2014 mencapai Rp23 triliun.
"Jika dihitung sejak awal tahun (YTD), maka sampai dengan pekan kemarin posisi asing tercatat nett buy Rp23 triliun, yang melanjutkan nett buy pekan sebelumnya senilai Rp21,02 triliun." kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Senin (31/3/2014).
Sementara aksi beli bersih pada Maret mencapai Rp14,51 triliun. Sedangkan sepanjang pekan kemarin, asing masih tercatat nett buy sebesar Rp1,99 triliun atau lebih rendah dari pekan sebelumnya senilai Rp3,20 triliun.
Indeks Harga Saham (IHSG) pada pekan lalu naik 68,06 poin atau 1,45 persen. Angka itu lebih tinggi dari pekan sebelumnya yang turun 178,43 poin atau 3,66 persen. Semua indeks utama menghijau, di mana penguatan dipimpin indeks DBX naik 1,85 persen, diikuti indeks MBX menguat 1,38 persen, indeks LQ45 bertambah 1,33 persen dan indeks utama lainnya.
Indeks sektoral mayoritas bergerak menguat kecuali indeks industri dasar, yang mengalami pelemahan 0,28 persen. Adapun kenaikan dipimpin indeks perdagangan yang naik 2,28 persen, diikuti indeks keuangan melonjak 2,14 persen, konsumer terangkat 1,99 persen dan lainnya.
IHSG selama Maret ini sempat mencapai level tertinggi di 4.878,64 dan terendah pada 4.584,21. Level tertinggi dicapai pada 14 Maret 2014 didukung membaiknya kondisi makroekonomi Indonesia dan kembali masuknya dana asing ke dalam negeri.
Pada hari itu, nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp15,60 triliun dengan 8,03 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp7,45 triliun. Tercatat 189 saham naik, 130 saham melemah dan 89 saham stagnan.
Sedangkan level terendah disentuh pada perdagangan awal Maret atau tepatnya pada 3 Maret 2014 karena terimbas defisitnya neraca perdagangan Indonesia Januari sebesar USD430,6 juta.
Nilai transaksi di bursa Indonesia pada saat itu tercatat sebesar Rp6,94 triliun dengan 3,53 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp310,79 miliar. Tercatat 95 saham naik, 208 saham melemah dan 88 saham stagnan.
"Jika dihitung sejak awal tahun (YTD), maka sampai dengan pekan kemarin posisi asing tercatat nett buy Rp23 triliun, yang melanjutkan nett buy pekan sebelumnya senilai Rp21,02 triliun." kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Senin (31/3/2014).
Sementara aksi beli bersih pada Maret mencapai Rp14,51 triliun. Sedangkan sepanjang pekan kemarin, asing masih tercatat nett buy sebesar Rp1,99 triliun atau lebih rendah dari pekan sebelumnya senilai Rp3,20 triliun.
Indeks Harga Saham (IHSG) pada pekan lalu naik 68,06 poin atau 1,45 persen. Angka itu lebih tinggi dari pekan sebelumnya yang turun 178,43 poin atau 3,66 persen. Semua indeks utama menghijau, di mana penguatan dipimpin indeks DBX naik 1,85 persen, diikuti indeks MBX menguat 1,38 persen, indeks LQ45 bertambah 1,33 persen dan indeks utama lainnya.
Indeks sektoral mayoritas bergerak menguat kecuali indeks industri dasar, yang mengalami pelemahan 0,28 persen. Adapun kenaikan dipimpin indeks perdagangan yang naik 2,28 persen, diikuti indeks keuangan melonjak 2,14 persen, konsumer terangkat 1,99 persen dan lainnya.
IHSG selama Maret ini sempat mencapai level tertinggi di 4.878,64 dan terendah pada 4.584,21. Level tertinggi dicapai pada 14 Maret 2014 didukung membaiknya kondisi makroekonomi Indonesia dan kembali masuknya dana asing ke dalam negeri.
Pada hari itu, nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp15,60 triliun dengan 8,03 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp7,45 triliun. Tercatat 189 saham naik, 130 saham melemah dan 89 saham stagnan.
Sedangkan level terendah disentuh pada perdagangan awal Maret atau tepatnya pada 3 Maret 2014 karena terimbas defisitnya neraca perdagangan Indonesia Januari sebesar USD430,6 juta.
Nilai transaksi di bursa Indonesia pada saat itu tercatat sebesar Rp6,94 triliun dengan 3,53 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp310,79 miliar. Tercatat 95 saham naik, 208 saham melemah dan 88 saham stagnan.
(rna)
Lihat Juga :