Hadapi AEC, RI harus perbaiki produktivitas

Selasa, 01 April 2014 - 13:52 WIB
Hadapi AEC, RI harus...
Hadapi AEC, RI harus perbaiki produktivitas
A A A
Sindonews.com - Asian Development Bank (ADB) menilai Indonesia harus memperbaiki produktivitas dan kualitas tenaga kerjanya agar dapat bersaing dengan negara lain di lingkungan ASEAN, menyusul akan diterapkannya ASEAN Economic Community (AEC) 2015.

"AEC tidak akan terjadi secara tiba-tiba. Semakin cepat kita perbaiki, semakin banyak manfaat yang akan kita peroleh," ungkap Deputy Country Director ADB, Edimon Ginting di Jakarta, Selasa (1/4/2014).

Menurutnya, Indonesia sebagai negara terbesar di lingkungan ASEAN seharusnya dapat memperoleh keuntungan luar biasa dengan terbukanya market. Namun, hal ini tergantung dari efisiensi dan efektifitas untuk berbenah.

"Yang paling besar dampaknya di segi investasi. Ini membuat investasi bisa pindah kemanapun. Kita harus menekan ini untuk kepentingan investasi. Daya saing itu penting, tetapi Indonesia sudah mengarah ke sana. Begitu terbuka kita tidak punya pilihan untuk tidak semakin efisien," imbuhnya.

Saat ini, lanjut dia, profesi yang telah disetujui untuk dibuka sebanyak delapan profesi yang melibatkan skill, seperti dokter atau akuntan. "Jadi kalau kita bisa ciptakan skill labour lebih produktif maka kita mampu bersaing. Saya positif memandang AEC, mestinya kita lebih menguntungkan," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
52 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved