Rupiah awal April berakhir di Rp11.313/USD
Selasa, 01 April 2014 - 16:26 WIB
Rupiah awal April berakhir di Rp11.313/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir terapresiasi seiring melesatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.313 per USD. Posisi ini masih lebih baik 48 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.361 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.270 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.262 per USD dan terlemah di level Rp11.362 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini juga pada level Rp11.314 per USD, dengan kisaran harian Rp11.271-11.405 per USD. Posisi ini membaik 101 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.415 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas sore ini menunjukkan rupiah berada pada level Rp11.316 per USD. Posisi ini menguat 113 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.429 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.271 per USD. Posisi ini menguat 133 poin dibanding penutupan Jumat (28/3/2014) di level Rp11.404 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini didukung data makroekonomi Indonesia. Tingkat inflasi Maret tercatat turun menjadi 0,08 persen dan neraca perdagangan Februari surplus USD785,3 juta.
"Selain itu, juga aliran dana asing yang masuk ke pasar keuangan domestik yang masih berlanjut," kata dia.
Sementara IHSG sore ini berhasil melesat tertinggi di Asia. IHSG menutup hari ini naik 105,66 poin atau 2,22 persen ke level 4.857,21.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,58 triliun dengan 6,12 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,88 triliun. Tercatat 231 saham naik, 107 saham melemah dan 75 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.313 per USD. Posisi ini masih lebih baik 48 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.361 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.270 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.262 per USD dan terlemah di level Rp11.362 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini juga pada level Rp11.314 per USD, dengan kisaran harian Rp11.271-11.405 per USD. Posisi ini membaik 101 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.415 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas sore ini menunjukkan rupiah berada pada level Rp11.316 per USD. Posisi ini menguat 113 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.429 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.271 per USD. Posisi ini menguat 133 poin dibanding penutupan Jumat (28/3/2014) di level Rp11.404 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini didukung data makroekonomi Indonesia. Tingkat inflasi Maret tercatat turun menjadi 0,08 persen dan neraca perdagangan Februari surplus USD785,3 juta.
"Selain itu, juga aliran dana asing yang masuk ke pasar keuangan domestik yang masih berlanjut," kata dia.
Sementara IHSG sore ini berhasil melesat tertinggi di Asia. IHSG menutup hari ini naik 105,66 poin atau 2,22 persen ke level 4.857,21.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,58 triliun dengan 6,12 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,88 triliun. Tercatat 231 saham naik, 107 saham melemah dan 75 saham stagnan.
(rna)