INTA catat rugi Rp220 M karena selisih kurs

Rabu, 02 April 2014 - 10:41 WIB
INTA catat rugi Rp220...
INTA catat rugi Rp220 M karena selisih kurs
A A A
Sindonews.com - PT Intraco Penta Tbk (INTA) sepanjang 2013 mencatat rugi bersih sebesar Rp220,37 miliar. Sementara pada 2012, perseroan masih membukukan laba bersih sebesar Rp29,59 miliar.

Laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/4/2014) menunjukkan rugi bersih tersebut karena turunnya pendapatan usaha serta meningkatnya rugi selisih kurs dan beberapa beban.

Jumlah pendapatan perseroan pada akhir tahun lalu turun 0,77 persen menjadi Rp2,57 triliun dari Rp2,59 triliun. Pendapatan usaha tersebut berasal dari penjualan yang turun menjadi Rp2,04 triliun dari Rp2,13 triliun, jasa menjadi Rp303,29 miliar dari Rp304,16 miliar.

Selain itu, pembiayaan tergerus menjadi Rp172,77 miliar dari Rp119,33 miliar, manufaktur susut menjadi Rp11,4 miliar dari Rp23,18 miliar. Sedangkan pendapatan lain-lain naik menjadi Rp42,67 miliar dari Rp14,13 miliar.

Menurunnya pendapatan usaha diikuti dengan menurunnya beban pokok pendapatan menjadi Rp2,02 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp2,11 triliun.

Sementara pada tahun lalu, perusahan mencatat kenaikan beban penjualan menajdi Rp154,33 miliar dari Rp133,45 miliar, beban umum dan administrasi menjadi Rp226,92 miliar dari Rp182,53 miliar dan beban keuangan melonjak menajdi Rp118,79 miliar dari Rp79,99 miliar.

Di sisi lain, rugi selisih kurs meningkat menjadi Rp363,9 miliar dari sebelumnya Rp76,33 miliar, rugi bagi hasil naik menjadi Rp20,72 miliar dari Rp7,45 miliar dan kerugian lain-lain Rp3,4 miliar dari tahun sebelumnya yang untung Rp7,29 miliar.

Adapun, rugi per saham tahun lalu sebesar Rp102 dibandiing tahun sebelumnya laba Rp14 per saham. Harga sama perseroan pada pagi ini berada di level Rp292 per saham, turun 2 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp294 per saham.

Aset perseroan pada tahun lalu tercatat sebesar Rp4,74 triliun dari tahun sebelumnya Rp4,27 triliun. Sedangkan kas dan setara kas akhir tahun 2013 tercatat naik menjadi Rp194,66 miliar dari Rp113,49 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
INTA Kick Off ERP Program...
INTA Kick Off ERP Program Terbaru untuk Tingkatkan Produktivitas Bisnis
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Beri Cek Kosong, Dirut...
Beri Cek Kosong, Dirut PT Darmi Bersaudara Tbk Dipolisikan
Pemkab Terima Bantuan...
Pemkab Terima Bantuan Tabung Oksigen dari PT Timah Tbk
MNC Land Ganti Nama...
MNC Land Ganti Nama Jadi PT MNC Tourism Indonesia Tbk
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
2 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
3 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
3 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
4 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
4 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
4 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved