Harga minyak di perdagangan Asia bervariasi

Kamis, 03 April 2014 - 12:37 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan Asia bervariasi
A A A
Sindonews.com - Harga minyak mentah di perdagangan Asia hari ini bervariasi, karena investor terkejut dengan laporan penurunan stok energi AS dan kesepakatan pembukaan blokade ekspor minyak di Libya.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, turun 21 sen menjadi USD99,41 per barel pada perdagangan pertengahan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk Mei naik 12 sen menjadi USD104,91 per barel.

"Ada beberapa tekanan dari sisi Libya," ujar Tan Chee Tat, analis investasi Phillip Futures, Singapura, seperti dilansir dari Economic Times, Kamis (3/4/2014).

Tan mengatakan investor mencerna laporan bahwa negara Afrika Utara, Libya, salah satu kartel minyak OPEC hampir mencapai kesepakatan dengan pemberontak yang telah memblokade terminal minyak sejak Juli 2013. "Ini akan melepaskan sekitar 600.000 barel minyak mentah per hari ke pasar," imbuhnya.

Ekspor Libya telah berkurang menjadi sekitar 250.000 barel per hari dari 1,5 juta, dipicu blokade pengunjuk rasa yang menuntut pekerjaan.

Sentimen negatif atas lonjakan pasokan global dikupas data optimis laporan stok AS yang mengejutkan. Di mana Administrasi Informasi Energi (IEA) melaporkan, persediaan minyak mentah Amerika merosot 2,4 juta barel dalam pekan sampai 28 Maret, berbeda dengan ekspektasi analis kenaikan sebesar 700.000 barel.

Angka-angka terbaru menunjukkan permintaan yang lebih tinggi di konsumen utama minyak mentah dunia itu, meskipun angka-angka telah terdistorsi bottleneck transportasi setelah terjadi tumpahan minyak di Texas, pekan lalu.

Tan mengatakan selanjutnya investor akan mengamati dengan seksama angka klaim pengangguran AS, sebagai petunjuk kekuatan pemulihan ekonomi AS.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
39 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
59 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved