Rupiah ditutup menguat tipis ke Rp11.316/USD
Jum'at, 04 April 2014 - 16:20 WIB
Rupiah ditutup menguat tipis ke Rp11.316/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini menguat tipis di tengah melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.316 per USD. Posisi ini lebih baik 7 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.323 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.315 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini berada pada level Rp11.305 per USD dan terlemah pada level Rp11.320 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah berakhir pada level Rp11.320 per USD. Posisi ini juga menguat 7 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.327 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.310 per USD. Posisi ini stagnan dengan penutupan Kamis (3/4/2014).
Sementara data Yahoofinance mencatat mata uang domestik sore hari ini pada level Rp11.317 per USD, dengan kisaran harian Rp11.308-11.370 per USD. Posisi ini terdepresiasi 15 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.303 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah akhir pekan ini dipengaruhi sentimen dari luar negeri, terutama menjelang rilis tenaga kerja amerika Serikat (AS) yang akan dirilis Jumat waktu setempat.
"Pelaku pasar cenderung wait and see menjelang rilisnya data unemployment rate di AS yang dapat mempengaruhi risk appetite pelaku pasar," ujar dia.
Sementara IHSG sore ini ditutup pada zona merah. IHSG jatuh 33,38 poin atau 0,68 persen ke level 4.857,94.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,21 triliun dengan 5,88 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp33,8 miliar. Tercatat 114 saham naik, 185 saham melemah dan 96 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.316 per USD. Posisi ini lebih baik 7 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.323 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.315 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini berada pada level Rp11.305 per USD dan terlemah pada level Rp11.320 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah berakhir pada level Rp11.320 per USD. Posisi ini juga menguat 7 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.327 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.310 per USD. Posisi ini stagnan dengan penutupan Kamis (3/4/2014).
Sementara data Yahoofinance mencatat mata uang domestik sore hari ini pada level Rp11.317 per USD, dengan kisaran harian Rp11.308-11.370 per USD. Posisi ini terdepresiasi 15 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.303 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah akhir pekan ini dipengaruhi sentimen dari luar negeri, terutama menjelang rilis tenaga kerja amerika Serikat (AS) yang akan dirilis Jumat waktu setempat.
"Pelaku pasar cenderung wait and see menjelang rilisnya data unemployment rate di AS yang dapat mempengaruhi risk appetite pelaku pasar," ujar dia.
Sementara IHSG sore ini ditutup pada zona merah. IHSG jatuh 33,38 poin atau 0,68 persen ke level 4.857,94.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,21 triliun dengan 5,88 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp33,8 miliar. Tercatat 114 saham naik, 185 saham melemah dan 96 saham stagnan.
(rna)