Realisasi penyaluran BBM subsidi capai 23,6%

Senin, 07 April 2014 - 15:48 WIB
Realisasi penyaluran...
Realisasi penyaluran BBM subsidi capai 23,6%
A A A
Sindonews.com – PT Pertamina (persero) menyatakan realisasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga 31 Maret 2014 mencapai 11,2 juta kiloliter (KL) atau 23,6 persen terhadap kuota BBM bersubsidi yang dialokasikan APBN 2014 kepada Pertamina.

Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, dari total kuota penyaluran BBM bersubsidi yang dialokasikan kepada perusahaan tahun ini, sebanyak 47,35 juta KL, hingga akhir kuartal I/2014 telah terealisasi sebanyak 11,2 juta KL atau 23,6 persen.

Realisasi tersebut menunjukkan pertumbuhan sekitar 1,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2013 yang mencapai 11,02 juta KL.

Berdasarkan data Pertamina, realisasi Premium hingga 31 Maret 2014 mencapai sekitar 7,1 juta KL atau 22 persen dari kuota penyaluran premium Pertamina sebanyak 32,32 juta KL. Realisasi tersebut naik 1,63 persen dibandingkan periode yang sama 2013 sebanyak 6,98 juta KL.

Realisasi penyaluran solar bersubsidi menunjukkan kenaikan lebih besar, yaitu 3,91 persen dari 3,7 juta KL pada kuartal I/2013 menjadi 3,85 juta KL pada kuartal I tahun ini. Kuota penyaluran solar bersubsidi yang ditugaskan kepada Pertamina tahun ini mencapai 14,14 juta KL.

Adapun, realiasi penyaluran minyak tanah lebih rendah sekitar 9,89 persen menjadi 249 ribu KL, yang salah satunya disebabkan oleh keberhasilan program konversi minyak tanah ke elpiji 3 kg yang dilaksanakan oleh Pertamina. Kuota minyak tanah bersubsidi tahun ini turun 47 persen dibandingkan kuota tahun lalu sebesar 1,7 juta KL menjadi hanya 900 ribu KL.

Sementara itu, ketahanan stok BBM Pertamina dalam kondisi aman dengan rata-rata kecukupan untuk 20,73 hari. Stok premium dan solar masing-masing 18,32 hari dan 18,46 hari.

Dalam upaya mengamankan pendistribusian BBM dan elpiji selama pelaksanaan pemilu legislatif 2014, Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) BBM dan elpiji yang bertugas sejak 16 Maret-9 April 2014.

Fokus utama dari pembentukan Satgas BBM dan LPG ini untuk mengantisipasi potensi kendala distribusi selama pelaksanaan pesta demokrasi tersebut, termasuk pelaksanaan puncak pemilu 9 April 2014.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mulai 1 Februari 2023,...
Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Pertamina Gandeng Korlantas...
Pertamina Gandeng Korlantas Polri Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi
Pertamina Melakukan...
Pertamina Melakukan Penyesuaian Harga BBM, Cek Daftarnya
Resmi Turun! Ini Daftar...
Resmi Turun! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Jenis Pertamax
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Lagi Mulai 1 Maret 2023
Ramadhan, Satgas Pertamina...
Ramadhan, Satgas Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Sumbar Aman
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
20 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
44 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
Infografis
Menanti Skema Terkini...
Menanti Skema Terkini Penyaluran Bahan Bakar Minyak Subsidi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved