Freeport akui hanya ditawari divestasi saham 20%

Selasa, 08 April 2014 - 17:05 WIB
Freeport akui hanya...
Freeport akui hanya ditawari divestasi saham 20%
A A A
Sindonews.com - Perusahaan tambang pemegang Kontrak Karya (KK), PT Freeport Indonesia hanya menerima usulan divestasi saham sebesar 20 persen. Pemerintah sebelumnya meminta Freeport melakukan divestasi saham sebesar 30 persen.

"Opsi penawaran saham Freeport bisa melalui Bursa Efek Indonesia atau bentuk transaksi lainnya dengan nilai wajar hingga total divestasi 20 persen," Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia Daisy Primayanti di Jakarta, Selasa (8/4/2014).

Daisy mengaku, belum mengetahui adanya kesepakatan antara pemerintah terkait kesepakatan divestasi yang ditawarkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebesar 30 persen.

"Saya malah belum dengar ada kesepakatan lain," ujar dia.

Sebelumnya, Kementerian ESDM tengah menawarkan besaran divestasi saham sebesar 30 persen kepada Freeport Indonesia. Divestasi saham ini merupakan salah satu poin renegosiasi kontrak.

"Kami tawarkan 30 persen divestasi saham untuk Freeport. Ini sudah hampir deal," kata Dirjen Minerba Kementerian ESDM Sukhyar.

Menurut dia, penawaran ini dapat diterima oleh Freeport meski perusahaan tambang asal negeri Paman Sam itu mengajukan divestasi saham hanya sebesar 20 persen. "Masa dia tidak mau menerima pengajuan pemerintah. Freeport kan sudah puluhan tahun di sini," tuturnya.

Dia mengakui, sesuai aturan dalam renegosiasi kontrak, klausul mengenai divestasi saham harus disepakati besarannya sebesar 51 persen. Namun, lantaran Freeport memiliki investasi besar dalam melakukan penambangan bawah tanah, maka rincian divestasi ini perlu disesuaikan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
28 menit yang lalu
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
54 menit yang lalu
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
1 jam yang lalu
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
10 jam yang lalu
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
11 jam yang lalu
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
11 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Jumat 20 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved