Pemerintah tunggu persetujuan Jepang soal IJEPA

Selasa, 08 April 2014 - 18:55 WIB
Pemerintah tunggu persetujuan...
Pemerintah tunggu persetujuan Jepang soal IJEPA
A A A
Sindonews.com - Kerja sama ekonomi bilateral Indonesia-Japan Economic Partnership (IJEPA) sedang dalam proses pengkajian ulang, karena dinilai masih merugikan Indonesia.

Menteri Perdagangan (Mendag), M Lutfi tahap pengajian ulang untuk Indonesia sudah dilakukan, tapi pihaknya masih menunggu persetujuan dari Jepang.

"Kita review-nya untuk Indonesia sudah, tapi ini kan kita musti berdua. Jepang-nya juga musti setuju untuk review itu. Nah, ini yang sedang kita kerjakan untuk bisa jalan. Sebenarnya sudah setuju, tapi tanggalnya belum dapat," ungkap Lutfi, Selasa (8/4/2014).

Menurutnya, sejak pengimplementasian IJEPA pada 2008, Indonesia masih mengalami kesulitan untuk akses pasar dalam sektor industri. Selain itu dia juga berujar sektor pertanian menjadi fokus utama dalam pengkajian ulang tersebut.

"Kita mau masukin urusan yang pertama, terutama dari pertanian. Misalnya, urusan dari buah-buahan. Pokoknya hasil pertanian yang kita mau kerjakan. Nah, itu yang kita mau kordinasikan ramai-ramai," imbuhnya.

Sekedar informasi, sejak implementasi IJEPA 2008 hingga 2012, pertumbuhan impor Indonesia dari Jepang justru mengalami pertumbuhan pesat, dengan rata-rata tumbuh 25 persen per tahun. Sementara ekspor Indonesia ke Jepang justru menurun dengan rata-rata sekitar 6,6 persen per tahun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
Melihat Sudut Pandang...
Melihat Sudut Pandang China ke Indonesia, Mitra Dagang Terbesar dalam 1 Dekade
RI-Bangladesh Sepakati...
RI-Bangladesh Sepakati Kerja Sama Dagang Rp4,53 Triliun
Mengembalikan Persahabatan...
Mengembalikan Persahabatan Indonesia-Rusia
Jepang Garap 6.794 Proyek...
Jepang Garap 6.794 Proyek di Indonesia, Airlangga Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Indonesia dan China...
Indonesia dan China Dorong Kerja Sama Investasi dan Perdagangan
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved