Harga minyak di perdagangan Asia bervariasi

Rabu, 09 April 2014 - 08:43 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan Asia bervariasi
A A A
Sindonews.com - Harga minyak mentah di perdagangan Asia bervariasi (mixed), di tengah kekhawatiran situasi baru di Ukraina setelah demonstran pro-Rusia menyita gedung-gedung pemerintah di kota timur Donetsk.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik USD1,90 menjadi 102,34 per barel pada pertengahan perdagangan pagi.

Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk Mei, turun 0,01 sen menjadi 107,66 per barel. Sebelumnya harga patokan Eropa ini sempat naik dari USD106,13.

Para militan pro-Kremlin menyatakan kemerdekaan dan berjanji mengadakan pemungutan suara untuk bergabung dengan Rusia, memicu kekhawatiran konflik besar di Ukraina setelah Crimea memilih bergabung Moskow, menyusul referendum kontroversial.

"Ketegangan kembali di Ukraina memberikan beberapa dukungan terhadap harga minyak," ujar Desmond Chua, analis pasar CMC Markets, Singapura, seperti dilansir dari Business Standard, Rabu (9/4/2014).

"Investor mengawasi dengan cermat petunjuk tentang niat Rusia mengenai Ukraina," tambahnya.

Soufan Group, perusahaan intelijen berbasis di AS melaporkan, pasokan gas alam Rusia ke Uni Eropa sebesar 34 persen.

Analis minyak Phillip Futures, Singapura melihat kekhawatiran situasi di Ukraina dipastikan akan menyebabkan harga minyak mentah tinggi, meski ada kekhawatiran masuknya minyak Libya ke pasar global.

Situasi di Timur Tengah dan Afrika telah memengaruhi harga Brent, menyusul kesepakatan pembukaan blokade terminal minyak di wilayah timur Libya antara pemerintah dengan pemberontak.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved