296 saham memerah, IHSG terkapar 3,16%
Kamis, 10 April 2014 - 16:07 WIB
296 saham memerah, IHSG terkapar 3,16%
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari pasca pemilihan legislatif (pileg) ditutup di zona merah karena ditekan aksi jual asing hingga mencapai Rp1,4 triliun. IHSG terkapar 155,68 poin atau 3,16 persen ke level 4.765,73.
IHSG pagi tadi dibuka memerah karena hasil suara penghitungan cepat (quick count) di bawah ekspektasi. IHSG melemah 92,09 poin atau 1,87 persen ke level 4.829,31 dan pada akhir sesi I, IHSG anjlok 156,74 poin atau 3,18 persen ke level 4.764,66.
Posisi ini balik arah dibanding Selasa, di mana IHSG saat itu menguat 0,37 poin atau 0,01 persen ke level 4.921,40. Pelemahan IHSG hari ini di tengah dominasi menghijaunya bursa Asia.
Indeks Straits Times turun 3,28 poin atau 0,10 persen ke 3.206,64; Hang Seng melonjak 343,67 poin atau 1,48 persen ke 23.186,84; Shanghai naik 29,06 poin atau 1,36 persen ke 2.134,30 dan Nikkei naik 0,43 poin atau 0,00 persen ke 14.300,12.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,92 triliun dengan 6,09 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp1,39 triliun. Tercatat 65 saham naik, 296 saham melemah dan 91 saham stagnan.
Sektor saham sore ini semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah properti yang anjlok 6,47 persen, diikuti industri dasar yang jatuh 5,55 persen.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) naik Rp335 menjadi Rp4.065, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) naik Rp200 menjadi Rp5.900 dan PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) naik Rp800 menjadi Rp6.800.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp500 menjadi Rp7.525, PT Tempo Scan Pasific (TSPC) turun Rp70 menjadi Rp2.925 dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk (BJBR) minus Rp45 menjadi Rp1.120.
IHSG pagi tadi dibuka memerah karena hasil suara penghitungan cepat (quick count) di bawah ekspektasi. IHSG melemah 92,09 poin atau 1,87 persen ke level 4.829,31 dan pada akhir sesi I, IHSG anjlok 156,74 poin atau 3,18 persen ke level 4.764,66.
Posisi ini balik arah dibanding Selasa, di mana IHSG saat itu menguat 0,37 poin atau 0,01 persen ke level 4.921,40. Pelemahan IHSG hari ini di tengah dominasi menghijaunya bursa Asia.
Indeks Straits Times turun 3,28 poin atau 0,10 persen ke 3.206,64; Hang Seng melonjak 343,67 poin atau 1,48 persen ke 23.186,84; Shanghai naik 29,06 poin atau 1,36 persen ke 2.134,30 dan Nikkei naik 0,43 poin atau 0,00 persen ke 14.300,12.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,92 triliun dengan 6,09 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp1,39 triliun. Tercatat 65 saham naik, 296 saham melemah dan 91 saham stagnan.
Sektor saham sore ini semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah properti yang anjlok 6,47 persen, diikuti industri dasar yang jatuh 5,55 persen.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) naik Rp335 menjadi Rp4.065, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) naik Rp200 menjadi Rp5.900 dan PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) naik Rp800 menjadi Rp6.800.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp500 menjadi Rp7.525, PT Tempo Scan Pasific (TSPC) turun Rp70 menjadi Rp2.925 dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk (BJBR) minus Rp45 menjadi Rp1.120.
(rna)
Lihat Juga :