Rupiah ditutup anjlok ke Rp11.357/USD
Kamis, 10 April 2014 - 16:58 WIB
Rupiah ditutup anjlok ke Rp11.357/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir ajlok seiring melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak awal hingga akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.357 per USD. Posisi ini melempem 68 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.289 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.347 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.327 per USD dan terlemah di level Rp11.357 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.322 per USD, dengan kisaran harian Rp11.291-11.356 per USD. Posisi ini terdepresiasi 33 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.289 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada level Rp11.356 per USD. Posisi ini merosot 52 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.304 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.342 per USD. Posisi ini melemah 33 poin dari penutupan Selasa (8/4/2014) Rp11.309 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini tertekan terhadap USD menyusul menurunnnya risk appetite dari pelaku pasar, yang tercermin dari level IHSG hari ini yang jeblok akibat hasil pemilihan legislatif (pileg) yang tidak sesuai harapan.
"Pileg kemarin yang meskipun berjalan lancar, tetapi berdasarkan hasil quick count (hitung cepat) tidak ada satu partaipun yang mencapai batasan untuk dapat mencalonkan langsung capresnya, sehingga menimbulkan ketidakpastian yang meningkat diantara pelaku pasar hari ini," tutur dia, Kamis (10/4/2014).
Sementara IHSG hari ini berakhir memerah. IHSG terkapar 155,68 poin atau 3,16 persen ke level 4.765,73. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,92 triliun dengan 6,09 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp1,39 triliun. Tercatat 65 saham naik, 296 saham melemah dan 91 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.357 per USD. Posisi ini melempem 68 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.289 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.347 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.327 per USD dan terlemah di level Rp11.357 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.322 per USD, dengan kisaran harian Rp11.291-11.356 per USD. Posisi ini terdepresiasi 33 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.289 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada level Rp11.356 per USD. Posisi ini merosot 52 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.304 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.342 per USD. Posisi ini melemah 33 poin dari penutupan Selasa (8/4/2014) Rp11.309 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini tertekan terhadap USD menyusul menurunnnya risk appetite dari pelaku pasar, yang tercermin dari level IHSG hari ini yang jeblok akibat hasil pemilihan legislatif (pileg) yang tidak sesuai harapan.
"Pileg kemarin yang meskipun berjalan lancar, tetapi berdasarkan hasil quick count (hitung cepat) tidak ada satu partaipun yang mencapai batasan untuk dapat mencalonkan langsung capresnya, sehingga menimbulkan ketidakpastian yang meningkat diantara pelaku pasar hari ini," tutur dia, Kamis (10/4/2014).
Sementara IHSG hari ini berakhir memerah. IHSG terkapar 155,68 poin atau 3,16 persen ke level 4.765,73. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,92 triliun dengan 6,09 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp1,39 triliun. Tercatat 65 saham naik, 296 saham melemah dan 91 saham stagnan.
(rna)