PPnBM ponsel picu investor kabur

Kamis, 10 April 2014 - 20:45 WIB
PPnBM ponsel picu investor...
PPnBM ponsel picu investor kabur
A A A
Sindonews.com - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat ini tengah mengkaji pengenaan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) terhadap telepon selular (ponsel) sebesar 20 persen.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) Hasan Awla menilai, pengenaan pajak barang mewah terhadap ponsel tersebut akan berdampak negatif terhadap investasi ponsel di Indonesia.

"Dengan dikenakan PPnBM untuk semua produk ponsel, maka investasi lokal yang sudah direncanakan dibangun di Indonesia akan kena dampak. Investor yang mau bangun pabrik di Indonesia bisa mundur," ungkapnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (10/4/2014).

Menurutnya, pengenaan pajak yang tinggi terhadap ponsel akan membuat investor berfikir dua kali untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Karena akan banyak cost yang harus dikeluarkan untuk memenuhi aturan dan birokrasi di Indonesia. "Investasi lokal bisa berantakan. Ini sangat serius," tandasnya.

Sekadar Informasi, perusahaan perangkat telekomunikasi dan nirkabel asal Kanada, Blackberry berminat investasi di Indonesia dan membuka fasilitasnya di sini.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Buka Pintu untuk...
Ukraina Buka Pintu untuk Tentara NATO, Picu Perang Dunia III?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved