IHSG diprediksi mixed dengan kecenderungan menguat
Jum'at, 11 April 2014 - 08:32 WIB
IHSG diprediksi mixed dengan kecenderungan menguat
A
A
A
Sindonews.com - Menurut analis teknikal Mandiri Sekuritas, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperdagangkan di atas EMA 200 hari.
Secara histori, indeks pada perdagangan kemarin dibuka membentuk gap down dan koreksi tajam menutup gap sebelumnya di 4.769. Potensi aksi jual sudah mulai terbatas.
Hari ini indeks berpotensi bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Indeks akan bergerak di kisaran support 4.726 dan resistance 4.816.
Sejumlah berita ekonomi dari dalam dan luar negeri pun turut meramaikan perdagangan akhir pekan ini. Dari luar negeri, pasar saham Amerika Serikat (AS) berbalik arah melemah seiring kejatuhan saham-saham di sektor bioteknologi.
Dini hari tadi, indeks saham Dow Jones Industrial Avg turun 1,62 persen dan S&P 500 terkoreksi 2,09 persen. Dari pasar Asia, indeks di beberapa negara terkemuka juga dibuka melemah.
Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh Nikkei 225 di Jepang yang melemah 2,67 persen. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan dibuka terkoreksi 0,85 persen.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas ditutup melemah. Harga minyak mentah WTI terkoreksi 0,30 persen ke USD95,51 per barel. Sementara harga emas Comex naik 0,21 persen ke posisi USD1317,70 per troy ounce.
Dari dalam negeri, investor menanti koalisi partai politik demi mengusung calon presiden dan calon wakil presiden untuk pemilihan presiden Juli mendatang.
IHSG kemarin berakhir memerah. IHSG terkapar 155,68 poin atau 3,16 persen ke level 4.765,73. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,92 triliun dengan 6,09 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp1,39 triliun. Tercatat 65 saham naik, 296 saham melemah dan 91 saham stagnan.
Secara histori, indeks pada perdagangan kemarin dibuka membentuk gap down dan koreksi tajam menutup gap sebelumnya di 4.769. Potensi aksi jual sudah mulai terbatas.
Hari ini indeks berpotensi bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Indeks akan bergerak di kisaran support 4.726 dan resistance 4.816.
Sejumlah berita ekonomi dari dalam dan luar negeri pun turut meramaikan perdagangan akhir pekan ini. Dari luar negeri, pasar saham Amerika Serikat (AS) berbalik arah melemah seiring kejatuhan saham-saham di sektor bioteknologi.
Dini hari tadi, indeks saham Dow Jones Industrial Avg turun 1,62 persen dan S&P 500 terkoreksi 2,09 persen. Dari pasar Asia, indeks di beberapa negara terkemuka juga dibuka melemah.
Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh Nikkei 225 di Jepang yang melemah 2,67 persen. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan dibuka terkoreksi 0,85 persen.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas ditutup melemah. Harga minyak mentah WTI terkoreksi 0,30 persen ke USD95,51 per barel. Sementara harga emas Comex naik 0,21 persen ke posisi USD1317,70 per troy ounce.
Dari dalam negeri, investor menanti koalisi partai politik demi mengusung calon presiden dan calon wakil presiden untuk pemilihan presiden Juli mendatang.
IHSG kemarin berakhir memerah. IHSG terkapar 155,68 poin atau 3,16 persen ke level 4.765,73. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp9,92 triliun dengan 6,09 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp1,39 triliun. Tercatat 65 saham naik, 296 saham melemah dan 91 saham stagnan.
(rna)
Lihat Juga :