IHSG awal pekan diproyeksi bergerak mixed
Senin, 14 April 2014 - 08:30 WIB
IHSG awal pekan diproyeksi bergerak mixed
A
A
A
Sindondews.com - Menurut analis teknikal Mandiri Sekuritas, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Jangka pendek indeks masih dalam fase uptrend.
Indeks berhasil rebound dengan volume intraday relatif besar. Indicator RSI di zona oversold menginformasikan pasar sudah jenuh jual. Rebound lanjutan akan coba menguji resistance di 4.848.
Hari ini indeks diprediksi masih akan bergerak mixed. Indeks akan bergerak di kisaran support 4.753 dan resistance 4.848.
Sejumlah sentimen mewarnai laju IHSG, diantaranya datang dari berita pasar saham Amerika Serikat (AS) yang melanjutkan pelemahan di akhir pekan lalu karena pengaruh kejatuhan saham-saham di sektor bioteknologi.
Sabtu dini hari waktu Indonesia, indeks saham Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup turun 0,89 persen dan S&P 500 terkoreksi 0,95 persen.
Dari pasar Asia, indeks di beberapa negara terkemuka juga dibuka melemah. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh Nikkei 225 di Jepang yang melemah 0,28 persen. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan dibuka terkoreksi 0,18 persen.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas ditutup melemah. Harga minyak mentah WTI terkoreksi 0,07 persen ke USD103,74 per barel. Sementara harga emas Comex turun 0,12 persen ke posisi USD1319 per ons.
Dari dalam negeri, koalisi partai politik dalam mengusung calon presiden dan wakil presiden masih menjadi keputusan yang ditunggu investor. Di sisi lain, dana asing mulai kembali masuk ke pasar setelah sempat keluar pasca pemilu legislatif pekan lalu.
Sementara IHSG akhir pekan lalu berhasil ditutup positif kembali ke level 4.800 didukung aksi beli. IHSG bertambah 50,85 poin atau 1,076 persen ke level 4.816,57.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,40 triliun dengan 4,59 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp61,96 miliar. Tercatat 190 saham naik, 123 saham melemah dan 79 saham stagnan.
Indeks berhasil rebound dengan volume intraday relatif besar. Indicator RSI di zona oversold menginformasikan pasar sudah jenuh jual. Rebound lanjutan akan coba menguji resistance di 4.848.
Hari ini indeks diprediksi masih akan bergerak mixed. Indeks akan bergerak di kisaran support 4.753 dan resistance 4.848.
Sejumlah sentimen mewarnai laju IHSG, diantaranya datang dari berita pasar saham Amerika Serikat (AS) yang melanjutkan pelemahan di akhir pekan lalu karena pengaruh kejatuhan saham-saham di sektor bioteknologi.
Sabtu dini hari waktu Indonesia, indeks saham Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup turun 0,89 persen dan S&P 500 terkoreksi 0,95 persen.
Dari pasar Asia, indeks di beberapa negara terkemuka juga dibuka melemah. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh Nikkei 225 di Jepang yang melemah 0,28 persen. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan dibuka terkoreksi 0,18 persen.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas ditutup melemah. Harga minyak mentah WTI terkoreksi 0,07 persen ke USD103,74 per barel. Sementara harga emas Comex turun 0,12 persen ke posisi USD1319 per ons.
Dari dalam negeri, koalisi partai politik dalam mengusung calon presiden dan wakil presiden masih menjadi keputusan yang ditunggu investor. Di sisi lain, dana asing mulai kembali masuk ke pasar setelah sempat keluar pasca pemilu legislatif pekan lalu.
Sementara IHSG akhir pekan lalu berhasil ditutup positif kembali ke level 4.800 didukung aksi beli. IHSG bertambah 50,85 poin atau 1,076 persen ke level 4.816,57.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,40 triliun dengan 4,59 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp61,96 miliar. Tercatat 190 saham naik, 123 saham melemah dan 79 saham stagnan.
(rna)
Lihat Juga :