IHSG diprediksi bergerak pada kisaran 4.700-4.945
Senin, 14 April 2014 - 08:56 WIB
IHSG diprediksi bergerak pada kisaran 4.700-4.945
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini diprediksi akan berada pada rentang support 4.700-4.750 dan resisten 4.865-4.945.
IHSG membentuk pola menyerupai spinning di bawah upper bollinger bands. MACD masih bertahan naik dengan histogram positif yang turun. RSI, William's %R, dan Stochastic melanjutkan penurunan.
Pola tersebut menunjukkan bahwa laju IHSG sempat di bawah kisaran target support 4.783-4.828, namun juga sempat melewati target resisten 4.879-4.906. Posisi IHSG yang masih rawan akan mudah melemah jika sentimen yang ada tidak cukup kuat, terutama dari regional dan belum jelasnya arah politik dalam negeri pasca pileg.
"Tetapi penurunan yang terjadi telah menutup utang gap 4.769-4.793, sehingga diharapkan masih ada peluang pembalikan arah meski tipis," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Senin (14/4/2014).
Untuk pekan ini, beberapa data ekonomi yang akan menjadi perhatian sentimen, antara lain RBA meeting’s minutes Australia; inflation rate New Zealand; industrial production and consumer confidence Jepang.
Ada pula berita dari New yuan loans, FDI, retail sales, industrial production, house price index, & GDP growth rate China; PPI Korea Selatan; industrial production, balance of trade, inflation rate, PPI, & current account Jerman; ZEW economic sentiment index, inflation rate, current account & balance of trade zona Eropa.
Sementara, berita lain datang dari inflation rate, PPI, claimant count change, unemployment rate, & retail price index Inggris; inflation rate, current account, industrial orders, & balance of trade Italia; industrial production & inflation rate Spanyol.
Tak hanya itu, ada pula berita tentang retail sales, business inventories, inflation rate, NY empire state manufacturing index, redbook, NAHB housing market index, MBA mortgage apllications, building permits, housing starts, industrial production, manufacturing production, initial jobless claims, Philadelphia Fed manufacturing index, chain store sales AS dan lainnya.
Sementara IHSG selama sepekan kemarin mengalami penurunan 41,37 poin (0,85 persen) atau lebih rendah dari pekan sebelumnya yang naik 89,67 poin (1,88 persen). Asing masih tercatat nett buy sebesar Rp2,31 triliun atau lebih rendah dari pekan sebelumnya senilai Rp4 triliun.
Jika dihitung sejak awal tahun (YTD), maka sampai dengan pekan kemarin posisi asing tercatat nett buy Rp29,32 triliun, melanjutkan nett buy pekan sebelumnya senilai Rp27 triliun.
IHSG membentuk pola menyerupai spinning di bawah upper bollinger bands. MACD masih bertahan naik dengan histogram positif yang turun. RSI, William's %R, dan Stochastic melanjutkan penurunan.
Pola tersebut menunjukkan bahwa laju IHSG sempat di bawah kisaran target support 4.783-4.828, namun juga sempat melewati target resisten 4.879-4.906. Posisi IHSG yang masih rawan akan mudah melemah jika sentimen yang ada tidak cukup kuat, terutama dari regional dan belum jelasnya arah politik dalam negeri pasca pileg.
"Tetapi penurunan yang terjadi telah menutup utang gap 4.769-4.793, sehingga diharapkan masih ada peluang pembalikan arah meski tipis," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Senin (14/4/2014).
Untuk pekan ini, beberapa data ekonomi yang akan menjadi perhatian sentimen, antara lain RBA meeting’s minutes Australia; inflation rate New Zealand; industrial production and consumer confidence Jepang.
Ada pula berita dari New yuan loans, FDI, retail sales, industrial production, house price index, & GDP growth rate China; PPI Korea Selatan; industrial production, balance of trade, inflation rate, PPI, & current account Jerman; ZEW economic sentiment index, inflation rate, current account & balance of trade zona Eropa.
Sementara, berita lain datang dari inflation rate, PPI, claimant count change, unemployment rate, & retail price index Inggris; inflation rate, current account, industrial orders, & balance of trade Italia; industrial production & inflation rate Spanyol.
Tak hanya itu, ada pula berita tentang retail sales, business inventories, inflation rate, NY empire state manufacturing index, redbook, NAHB housing market index, MBA mortgage apllications, building permits, housing starts, industrial production, manufacturing production, initial jobless claims, Philadelphia Fed manufacturing index, chain store sales AS dan lainnya.
Sementara IHSG selama sepekan kemarin mengalami penurunan 41,37 poin (0,85 persen) atau lebih rendah dari pekan sebelumnya yang naik 89,67 poin (1,88 persen). Asing masih tercatat nett buy sebesar Rp2,31 triliun atau lebih rendah dari pekan sebelumnya senilai Rp4 triliun.
Jika dihitung sejak awal tahun (YTD), maka sampai dengan pekan kemarin posisi asing tercatat nett buy Rp29,32 triliun, melanjutkan nett buy pekan sebelumnya senilai Rp27 triliun.
(rna)
Lihat Juga :