Ketua BPK bantah sistem lama mudah dimanipulasi

Senin, 14 April 2014 - 14:57 WIB
Ketua BPK bantah sistem...
Ketua BPK bantah sistem lama mudah dimanipulasi
A A A
Sindonews.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI saat ini tengah berupaya menerapkan e-audit financial tracking ke seluruh pemerintah provinsi dan daerah di Indonesia. Hal ini melalui kesepakatan bersama tentang akses data transaksi rekening pemerintah provinsi/kabupaten/kota.

Ketua BPK, Hadi Poernomo mengatakan, penerapan sistem baru ini bukan karena sistem manual cara lama mudah dimanipulasi.

"Bukan karena sistem lama bisa dimanipulasi. Saya hanya ingin menjawab tantangan teman-teman media. Anda saja bisa dengan mudah mengirim berita ke pusat, sementara anda sedang di mana-mana. Kita juga mau seperti itu," ungkap dia di kantornya, Senin (14/4/2014).

Menurutnya, saat ini laporan keuangan instansi atau lembaga yang sudah memiliki predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) masih tetap terjadi tindakan korupsi.

"Ini kan karena hanya diperiksa secara sampling. Sisa anggaran Pemda 10 tahun ini tidak pernah klop. Ini kan enggak benar. Ternyata BPK belum pernah mendapat laporan dari sumber transaksi keuangan. BPK hanya dapat dari pengolahannya. Kalau seperti ini nanti bisa terjadi BAR (berita acara rekonsiliasi)," jelas dia.

Hadi menyebutkan, selama ini sering terjadi manipulasi data di sektor barang dan jasa. Namun, dengan sistem e-audit ini akan ada persyaratan yang menyebabkan data tidak mudah dimanipulasi dan mudah terdeteksi.

"Misalnya, jangan pakai speknya berasal dari China tetapi bilangnya dari Jerman. Ini enggak benar. Katalog harus sesuai dari negara mana yang benar," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPR Sahkan Politikus...
DPR Sahkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit Jadi Anggota BPK Periode 2022-2027
Sudah Jatuh Tempo, 16...
Sudah Jatuh Tempo, 16 Temuan LHP BPK Belum Ditindaklanjuti
Ada Apa, Laporan Keuangan...
Ada Apa, Laporan Keuangan KPU dan BSSN Tidak Dapat WTP dari BPK
Gantikan Wahyu Priyono,...
Gantikan Wahyu Priyono, Paula Henry Resmi Nahkodai BPK Sulsel
BPK Ungkap 6.011 Masalah...
BPK Ungkap 6.011 Masalah pada APBN 2021, Nilainya Capai Rp31,34 Triliun
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas...
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas bagi Kalangan Muda
Berita Terkini
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
4 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
22 menit yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
35 menit yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
54 menit yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
1 jam yang lalu
Infografis
Profil Komjen Pol Chryshnanda...
Profil Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved