Sucofindo dan Surveyor diminta tingkatkan kinerja

Selasa, 15 April 2014 - 13:52 WIB
Sucofindo dan Surveyor...
Sucofindo dan Surveyor diminta tingkatkan kinerja
A A A
Sindonews.com - Pemerintah menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dibidang verifikasi harus meningkatkan kinerjanya. Terutama dalam menjaga kedaulatan perdagangan Indonesia.

Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Firdaus mengatakan, dua BUMN dibidang verifikasi yakni Sucofindo dan Surveyor memang sudah bereputasi baik dalam memverifikasi produk-produk ekspor dan impor.

Namun ke depan, terutama dalam menyongsong terintegrasinya Indonesia ke dalam ASEAN Economic Community (AEC) 2015, diharapkan kedua BUMN ini terus meningkatkan kualitas kinerjanya agar bisa menjaga kedaulatan perdagangan Indonesia.

"Keduanya harus meningkatkan kinerjanya melalui kegiatan verifikasi dan survei-nya, baik secara regional maupun internasional," katanya ketika dihubungi wartawan, Selasa (15/4/2014).

Menurutnya, untuk menjaga kedaulatan perdagangan kedua perusahaan verifikasi ini sudah bekerja sama dengan lembaga verifikasi di luar negeri dan selalu jemput bola dengan membuka kantor di beberapa negara ASEAN seperti Thailand. Sucofindo dan Surveyor juga melakukan uji (free shipment inspection) untuk produk-produk pertanian dan buah-buahan yang akan diimpor di Indonesia.

"Peran Sucofindo dan Surveyor Indonesia di kancah internasional ini berjalan dengan baik karena selain bekerja sama dengan SGS juga dengan perusahaan verifikasi di negara setempat," jelas Firdaus.

Dia menjelaskan, meski statusnya perusahaan negara, namun yang dilakukan kedua BUMN ini telah mendapat akreditasi baik secara nasional maupun internasional.

Bagi Sesditjen, Sucofindo dan Surveyor Indonesia juga merupakan hakim atas pengadilan produk-produk Indonesia. Dia mencontohkan, pada verifikasi kendaraan bermotor jika kualitasnya X namun setelah diverifikasi ternyata hasilnya menjadi X1 dan X2, maka publik akan mempertanyakan integritas kedua BUMN itu.

"Ini yang saya katakan kedaulatan perdagangan kita dipertaruhkan," pungkas Firdaus.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
One Stop Service Layanan...
One Stop Service Layanan Konsultan Terintegrasi, Sucofindo dan Indra Karya Kolaborasi
Sucofindo Sertifikasi...
Sucofindo Sertifikasi Sistem Manajemen Energi untuk Semen Padang
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Erick Thohir Minta BUMN Gandeng Kampus
BUMN Sucofindo Buka...
BUMN Sucofindo Buka Lowongan Kerja, Usia 30 Tahun Bisa Daftar
Tegaskan Implementasi...
Tegaskan Implementasi CSR Berkelanjutan, Sucofindo Raih 2 Penghargaan
Bulog-Sucofindo Kolaborasi...
Bulog-Sucofindo Kolaborasi Validasi Bongkar Muat Beras di Papua pada 2024
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved