Pemerintahan baru diharapkan ubah DJP jadi K/L

Rabu, 16 April 2014 - 15:04 WIB
Pemerintahan baru diharapkan...
Pemerintahan baru diharapkan ubah DJP jadi K/L
A A A
Sindonews.com - Beberapa kalangan menilai ada faktor-faktor yang menyebabkan belum maksimalnya target penerimaan pajak dalam negeri, salah satunya adalah tingkatan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang hanya berada di level eselon I. Seharusnya, untuk memenuhi target penerimaan pajak, DJP harus berada di level kementerian/lembaga (K/L).

Demikian penegasan itu disampaikan oleh Pengamat Perpajakan Dany Darusalam di Jakarta, Rabu (16/4/2014). Menurutnya, salah satu kelemahan target pajak yang tidak pernah memenuhi target adalah posisi DJP yang berada di posisi eselon I dibawah level kementerian.

"Padahal dengan peran utama DJP yang memberikan masukan pendapatan negara sebanyak 70 persen harusnya secara kelembagaan DJP sudah setara dengan kementerian. Itu masalah utama kenapa target penerimaan pajak tidak memenuhi target," ujar Dany.

Pada tahun ini, target penerimaan pajak dalam APBN 2014 dipatok diatas mencapai Rp1.110,2 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar Rp115 triliun atau tumbuh sekitar 11,6 persen dibandingkan dengan target pajak dalam APBN-P 2013 sebesar Rp995,2 triliun. Peran penerimaan pajak ini adalah 66,6 persen dari total pendapatan negara sebesar Rp1.667,1 triliun.

Namun dari angka tersebut, data hingga 31 Desember 2013 menunjukan penerimaan negara yang bersumber dari pajak kurang Rp76,3 triliun dari target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Tak tercapainya penerimaan pajak pada 2013 membuat pemerintah gagal mencapai target tax ratio yang dibidik. Pemerintah tercatat hanya bisa memenuhi tax ratio sebesar 11,47 persen atau lebih rendah dari target 12,21 persen.

Penerimaan negara tahun lalu didominasi oleh pendapatan pajak dalam negeri yang mencapai Rp 1.024,8 triliun. Sisanya berasal dari pendapatan pajak perdagangan internasional yang mencapai Rp 47,4 triliun.

Menurutnya, pemimpin negeri saat ini tidak konsen terhadap lembaga DJP. Dany berhadap agar pemerintahan selanjutnya mau meletakan DJP di level setingkat menteri.

"Pemimpin negeri ini tidak konsen kepada lembaga DJP, mana mungkin penyumbang 70 persen penerimaan negara namun secara kelembagaan berada di level direktorat seharusnya sudah di level menteri," tegasnya.

Lantas, Dany juga membandingkan kondisi ini dengan negara tetangga, yakni Malaysia dan Singapura. Menurutnya, kedua negara tersebut sudah lebih maju dalam pemikiran ini. Sebab, Singapura pada 1992 dan Malaysia di 1993 sudah menempatkan DJP di level kementerian.

"Kalau kita membandingkan dengan negara tetangga, kita sudah telat menempatkan DJP pada level yang sesuai dengan penyumbang terbesar pendapatan negara sebesar 70 persen. Saya yakin jika DJP diberikan kewenangan lebih dan ditingkatkan ke level kementerian, tentu target pajak yang selama ini tidak terpenuhi akan terpenuhi," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Perusahaan Pemungut...
Perusahaan Pemungut Pajak Digital Sudah Ditunjuk, Siapa Saja Mereka?
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved