Rupiah diprediksi akan terus menguat hingga Juni
Rabu, 16 April 2014 - 15:42 WIB
Rupiah diprediksi akan terus menguat hingga Juni
A
A
A
Sindonews.com - Vice President Economist Citi Research, Helmi Arman memprediksikan hingga Juni tahun ini, rupiah akan mengalami penguatan menjadi Rp11.450 per USD. Karena, likuiditas baik dan pasar pun sudah berlangsung baik.
"Penguatan yang siginifikan dari tiga bulan sebelumnya. Saya rasa positif tentang pemilu, sudah turun di pergerakan rupiah kemarin," ungkapnya di Four Seasons Hotel, Jakarta, Rabu (16/4/2014).
Menurutnya, kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Karena, sebelumnya kondisi ekonomi ketat serta permintaan dan penawaran berada pada taraf yang seimbang.
Senada dengan Helmi, Citi Country Officer Indonesia Tigor Siahaan mengatakan, dibanding mata uang regional dan dunia, rupiah mengalami penguatan signifikan. Penguatan rupiah tersebut masih terus berlanjut di kisaran Rp11.300 per USD sampai Rp11.400 per USD.
"Ini didukung karena pelaksanaan pemilu berlangsung aman dan lancar. Sehingga dari investor baik dalam dan luar negeri akan bertambah lagi. Animo masyarakat terhadap investasi jauh lebih tinggi dan akan memberikan pengaruh positif," pungkas dia.
"Penguatan yang siginifikan dari tiga bulan sebelumnya. Saya rasa positif tentang pemilu, sudah turun di pergerakan rupiah kemarin," ungkapnya di Four Seasons Hotel, Jakarta, Rabu (16/4/2014).
Menurutnya, kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Karena, sebelumnya kondisi ekonomi ketat serta permintaan dan penawaran berada pada taraf yang seimbang.
Senada dengan Helmi, Citi Country Officer Indonesia Tigor Siahaan mengatakan, dibanding mata uang regional dan dunia, rupiah mengalami penguatan signifikan. Penguatan rupiah tersebut masih terus berlanjut di kisaran Rp11.300 per USD sampai Rp11.400 per USD.
"Ini didukung karena pelaksanaan pemilu berlangsung aman dan lancar. Sehingga dari investor baik dalam dan luar negeri akan bertambah lagi. Animo masyarakat terhadap investasi jauh lebih tinggi dan akan memberikan pengaruh positif," pungkas dia.
(izz)