Rupiah berakhir di level Rp11.435/USD
Rabu, 16 April 2014 - 16:31 WIB
Rupiah berakhir di level Rp11.435/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini melemah tipis di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.435 per USD. Posisi ini melemah 8 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp11.427 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.432 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini berada pada level Rp11.425 per USD dan terlemah pada level Rp11.450 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.436 per USD, dengan kisaran harian Rp11.427-11.480 per USD. Posisi ini mendatar dengan penutupan hari sebelumnya Rp11.438 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada level Rp11.459 per USD. Posisi sore ini terdepresiasi 18 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.441 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.438 per USD. Posisi ini terdepresiasi 4 poin dari penutupan Selasa (15/4/2014) Rp11.434 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju pelemahan rupiah sore ini sedikit tertahan masuknya dana asing ke pasar keuangan domestik setelah data GDP China dirilis pada level 7,4 persen, yang tercermin dari kenaikan IHSG.
"Faktor eksternal mempengaruhi pergerakan rupiah, selain internal terkait penantian pengumuman hasil resmi penghitungan suara pemilu legislatif," ujar dia, Rabu (16/4/2014).
Sementara IHSG sore ini ditutup naik tipis seiring menguatnya bursa Asia. IHSG bertambah 2,80 poin atau 0,06 persen ke level 4.873,01.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,61 triliun dengan 4,88 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp344,12 miliar. Tercatat 155 saham naik, 161 saham melemah dan 86 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.435 per USD. Posisi ini melemah 8 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp11.427 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.432 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini berada pada level Rp11.425 per USD dan terlemah pada level Rp11.450 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.436 per USD, dengan kisaran harian Rp11.427-11.480 per USD. Posisi ini mendatar dengan penutupan hari sebelumnya Rp11.438 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada level Rp11.459 per USD. Posisi sore ini terdepresiasi 18 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.441 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.438 per USD. Posisi ini terdepresiasi 4 poin dari penutupan Selasa (15/4/2014) Rp11.434 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju pelemahan rupiah sore ini sedikit tertahan masuknya dana asing ke pasar keuangan domestik setelah data GDP China dirilis pada level 7,4 persen, yang tercermin dari kenaikan IHSG.
"Faktor eksternal mempengaruhi pergerakan rupiah, selain internal terkait penantian pengumuman hasil resmi penghitungan suara pemilu legislatif," ujar dia, Rabu (16/4/2014).
Sementara IHSG sore ini ditutup naik tipis seiring menguatnya bursa Asia. IHSG bertambah 2,80 poin atau 0,06 persen ke level 4.873,01.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,61 triliun dengan 4,88 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp344,12 miliar. Tercatat 155 saham naik, 161 saham melemah dan 86 saham stagnan.
(rna)