Nasabah BTN banyak terpengaruh isu akuisisi
Senin, 21 April 2014 - 20:35 WIB
Nasabah BTN banyak terpengaruh isu akuisisi
A
A
A
Sindonews.com - Kisruh akuisisi PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dengan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) semakin melebar. Di Jawa Timur (Jatim), karyawan Bank BTN menuduh Menteri BUMN Dahlan Iskan sebagai 'otak' akuisisi.
Keterlibatan Menteri BUMN Dahlan Iskan diungkapkan dalam orasi yang dilakukan karyawan-karyawan Bank BTN Jatim. Mereka memasang spanduk bertuliskan ‘BTN Not For Sale’, ‘Tolak Akuisisi BTN, ‘BTN lebih bermartabat tanpa akuisisi’, dan banyak tulisan penolakan akusisi yang dilakukan karyawan.
Bahkan, karyawan-karyawan ini menyebut Dahlan memiliki peran besar dalam proses akuisisi yang mengakibatkan kerugian di tubuh BTN.
“Kita sedang menghitung berapa nasabah yang lepas gara-gara isu yang dihempaskan Dahlan Ishan. Mereka banyak yang keluar karena kasus ini, ini ulahnya Dahlan,” kata Ketua Serikat Pekerja (SP) Bank BTN Jatim, Wahyudi Joko, Senin (21/4/2014) malam.
Wahyudi mengatakan, saat ini Cabang BTN merasa kesulitan untuk memperoleh nasabah kembali. Sebagai seorang menteri, seharusnya Dahlan memberikan penjernihan masalah bukan justru memperkeruh masalah dengan menghembuskan isu akuisisi. Sebab, Bank BTN sudah diputuskan akan berdiri sendiri.
“Kita sedang memacu, tetapi kenapa dirusak karena isu akuisisi. Ini jelas proses perusakan yang dilakukan secara rapi,” ungkapnya.
Keterlibatan Menteri BUMN Dahlan Iskan diungkapkan dalam orasi yang dilakukan karyawan-karyawan Bank BTN Jatim. Mereka memasang spanduk bertuliskan ‘BTN Not For Sale’, ‘Tolak Akuisisi BTN, ‘BTN lebih bermartabat tanpa akuisisi’, dan banyak tulisan penolakan akusisi yang dilakukan karyawan.
Bahkan, karyawan-karyawan ini menyebut Dahlan memiliki peran besar dalam proses akuisisi yang mengakibatkan kerugian di tubuh BTN.
“Kita sedang menghitung berapa nasabah yang lepas gara-gara isu yang dihempaskan Dahlan Ishan. Mereka banyak yang keluar karena kasus ini, ini ulahnya Dahlan,” kata Ketua Serikat Pekerja (SP) Bank BTN Jatim, Wahyudi Joko, Senin (21/4/2014) malam.
Wahyudi mengatakan, saat ini Cabang BTN merasa kesulitan untuk memperoleh nasabah kembali. Sebagai seorang menteri, seharusnya Dahlan memberikan penjernihan masalah bukan justru memperkeruh masalah dengan menghembuskan isu akuisisi. Sebab, Bank BTN sudah diputuskan akan berdiri sendiri.
“Kita sedang memacu, tetapi kenapa dirusak karena isu akuisisi. Ini jelas proses perusakan yang dilakukan secara rapi,” ungkapnya.
(gpr)
Lihat Juga :