IHSG bakal bergerak dalam kisaran terbatas
Selasa, 22 April 2014 - 08:25 WIB
IHSG bakal bergerak dalam kisaran terbatas
A
A
A
Sindonews.com - Setelah melemah pada perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bakal bergerak pada area konsolidasi sebelum kembali melanjutkan tren penguatannya.
Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya mengatakan, IHSG bakal bergerak pada rentang terbatas selama masa konsolidasi berada pada kisaran 4.871–4.945.
"Saat ini IHSG masih dalam masa konsolidasi sembari menunggu moment untuk melanjutkan rally naik," kata William, Selasa (22/4/2014).
Bila menilik lajunya pada perdagangan kemarin, tampak usaha menembus resistance masih terjadi pada pola pergerakan IHSG. Menurut William, hal ini terutama ditunjang oleh masih terjadinya capital inflow.
Adapun support terdekat berada pada 4.871, pola pergerakan masih menunjukkan uptrend, jikalau terjadi koreksi maka masih termasuk dalam kategori wajar dan sehat.
"Belum terlihat gejala untuk menjebol support terjauhnya karena masih dalam kategori konsolidasi karena support kuat IHSG masih terletak jauh pada level bawah maka bisa dikategorikan bahwa secara umum IHSG masih dalam kondisi uptrend," kata dia.
Namun demikian, lanjutnya, diharapkan IHSG mampu menggapai level resistance 4.945 agar dapat melanjutkan pola uptrend dalam waktu yang relatif lebih singkat.
Sementara IHSG kemarin tak mampu mempertahankan posisinya di zona hijau, padahal sejak pagi berhasil menguat. IHSG di akhir sesi sore tergelincir 5,34 poin atau 0,11 persen ke level 4.891,71.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,81 triliun dengan 6,52 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp277,13 miliar. Tercatat 128 saham naik, 168 saham melemah dan 103 saham stagnan.
Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya mengatakan, IHSG bakal bergerak pada rentang terbatas selama masa konsolidasi berada pada kisaran 4.871–4.945.
"Saat ini IHSG masih dalam masa konsolidasi sembari menunggu moment untuk melanjutkan rally naik," kata William, Selasa (22/4/2014).
Bila menilik lajunya pada perdagangan kemarin, tampak usaha menembus resistance masih terjadi pada pola pergerakan IHSG. Menurut William, hal ini terutama ditunjang oleh masih terjadinya capital inflow.
Adapun support terdekat berada pada 4.871, pola pergerakan masih menunjukkan uptrend, jikalau terjadi koreksi maka masih termasuk dalam kategori wajar dan sehat.
"Belum terlihat gejala untuk menjebol support terjauhnya karena masih dalam kategori konsolidasi karena support kuat IHSG masih terletak jauh pada level bawah maka bisa dikategorikan bahwa secara umum IHSG masih dalam kondisi uptrend," kata dia.
Namun demikian, lanjutnya, diharapkan IHSG mampu menggapai level resistance 4.945 agar dapat melanjutkan pola uptrend dalam waktu yang relatif lebih singkat.
Sementara IHSG kemarin tak mampu mempertahankan posisinya di zona hijau, padahal sejak pagi berhasil menguat. IHSG di akhir sesi sore tergelincir 5,34 poin atau 0,11 persen ke level 4.891,71.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,81 triliun dengan 6,52 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp277,13 miliar. Tercatat 128 saham naik, 168 saham melemah dan 103 saham stagnan.
(rna)
Lihat Juga :