Rupiah berakhir merosot ke Rp11.521/USD
Selasa, 22 April 2014 - 16:50 WIB
Rupiah berakhir merosot ke Rp11.521/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup merosot di tengah positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.521 per USD. Posisi ini anjlok 75 poin dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp11.446 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.450 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.450 per USD dan terlemah di level Rp11.535 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik juga berakhir pada level Rp11.521 per USD, dengan kisaran harian Rp11.445-11.555 per USD. Posisi ini merosot 75 poin penutupan hari sebelumnya di level Rp11.446 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah sore ini pada level Rp11.538 per USD. Posisi ini terdepresiasi 96 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.442 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.486 per USD. Posisi ini melemah 56 poin dari penutupan Senin (21/4/2014) di level Rp11.430 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini tertekan memerahnya IHSG dan dominasi USD atas mata uang dunia, termasuk rupiah.
"Tekanan USD atas rupiah juga relatif meningkat setelah libur panjang akhir pekan lalu," kata dia, Selasa (22/4/2014).
IHSG sore ini ditutup berhasil menguat, meski dengan kenaikan tipis karena didukung aksi beli asing. IHSG naik tipis 5,92 poin atau 0,12 persen ke level 4.898,21.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,71 triliun dengan 5,21 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp1 triliun. Tercatat 120 saham naik, 168 saham melemah dan 111 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.521 per USD. Posisi ini anjlok 75 poin dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp11.446 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.450 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.450 per USD dan terlemah di level Rp11.535 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik juga berakhir pada level Rp11.521 per USD, dengan kisaran harian Rp11.445-11.555 per USD. Posisi ini merosot 75 poin penutupan hari sebelumnya di level Rp11.446 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah sore ini pada level Rp11.538 per USD. Posisi ini terdepresiasi 96 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.442 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.486 per USD. Posisi ini melemah 56 poin dari penutupan Senin (21/4/2014) di level Rp11.430 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini tertekan memerahnya IHSG dan dominasi USD atas mata uang dunia, termasuk rupiah.
"Tekanan USD atas rupiah juga relatif meningkat setelah libur panjang akhir pekan lalu," kata dia, Selasa (22/4/2014).
IHSG sore ini ditutup berhasil menguat, meski dengan kenaikan tipis karena didukung aksi beli asing. IHSG naik tipis 5,92 poin atau 0,12 persen ke level 4.898,21.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,71 triliun dengan 5,21 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp1 triliun. Tercatat 120 saham naik, 168 saham melemah dan 111 saham stagnan.
(rna)