Hatta nilai akuisisi BTN-Mandiri butuh waktu lama

Rabu, 23 April 2014 - 15:40 WIB
Hatta nilai akuisisi...
Hatta nilai akuisisi BTN-Mandiri butuh waktu lama
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan, bahwa proses akuisisi PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) oleh PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.

Menurutnya, untuk melakukan right issue saja memerlukan waktu yang cukup lama dengan melaporkan ke komite privatisasi. Hatta sebagai Menteri Koordinator baru menerima surat tanggapan akuisisi ini kemarin.

"Kalau itu kategorinya sebagai semacam pelepasan saham, maka ini perlu dipelajari saja. Ini sifatnya apa, kalau right issue saja kan harus melalui komite, harus minta persetujuan dewan. Tapi ini kategorinya apa belum tahu, karena saya belum mendapat laporan," katanya ketika ditemui di JCC, Jakarta, Rabu (23/4/14).

Hatta meminta kepada semua pihak agar isu dan rencana ini jangan dijadikan polemik baru. Pemerintah saat ini masih berusaha untuk menyelesaikan proses. Hatta berjanji ketika semua sudah clear maka akan diberikan penjelasan.

"Nanti ada penjelasan. Jadi enggak usah dipolemikkan soal ini, intinya menurut saya segala sesuatu yang baik, prosesnya juga harus baik, sosialisasinya juga harus baik. Supaya enggak menimbulkan distorsi. Mungkin itu ide yang baik, tapi kalau prosesnya enggak baik ya nanti hasilnya enggak baik," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Hadiah Total Rp171 Juta...
Hadiah Total Rp171 Juta Disiapkan BTN Saat Semarak HUT ke-71
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
BTN Raih Sertifikat...
BTN Raih Sertifikat Standar Internasional Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Mantan Dirut Kesandung...
Mantan Dirut Kesandung Kasus Gratifikasi, BTN Hormati Prosesnya
Potret Kinerja Bank...
Potret Kinerja Bank BTN di Kuartal III/2020 Saat Pandemi
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
21 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved