Masyarakat Indonesia melek asuransi di bawah 1%

Kamis, 24 April 2014 - 15:53 WIB
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia melek asuransi di bawah 1%
A A A
Sindonews.com - Bank Dunia mencatat, penggunaan asuransi oleh masyarakat Indonesia masih sangat minim, hanya kurang dari 1 persen. Indonesia dinilai belum memiliki kepekaan pentingnya asuransi.

"Ada yang perlu digarisbawahi di sini, masyarakat Indonesia banyak yang bekerja sendiri, akses asuransi rendah dan pasar finansial pun terbatas. Masyarakat Indonesia banyak yang miskin dan belum tercover asuransi," kata Direktur World Development Report (WDR) Bank Dunia, Norman Loayza di Jakarta, Kamis (24/4/2014).

Dia mencontohkan, petani di India sudah sekitar 6 persen yang memiliki akses asuransi di pertanian. Di Malaysia, bahkan 70 persen petaninya sudah memiliki asuransi. Sedangkan di Indonesia, petani belum tersentuh asuransi. 0 persen petani Indonesia yang memiliki asuransi.

"Saya rasa perlu membentuk dewan risiko nasional dengan memberi panduan ke pemerintah. Dan dewan risiko ini harus independen, serta bebas dari siklus politik, sehingga tidak ada campur tangan pihak manapun," jelasnya.

Sementara, perwakilan dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Suahasil Nazara mengungkapkan pentingnya untuk pemerintah memberi perhatian kepada BPJS Kesehatan.

Menurutnya, hal yang harus dilihat lebih dalam dan perlu dikritisi adalah regulasi. Karena, ini menyangkut hajat hidup 250 juta masyarakat Indonesia.

"Saat ini BPJS memiliki keanggotaan 113 juta. Sekitar 6 juta dibayarkan seluruhnya oleh pemerintah. Hanya 15 persen yang bayar sendiri ataupun pengusaha. Ini hal yang harus dilihat lebih dalam dan kritis untuk melihat regulasinya, kalau tidak 250 juta keanggotaan ini akan gagal kalau tidak hati-hati," terang dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi...
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi Cara Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Proteksi Diri
Daftar Rumah Sakit di...
Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Tidak Menerima BPJS Kesehatan
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Meneropong Potensi Besar...
Meneropong Potensi Besar Pasar Penjualan Asuransi Kecelakaan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
BRINS Hadirkan Greensurance,...
BRINS Hadirkan Greensurance, Inovasi Terbaru Asuransi Ramah Lingkungan
Berita Terkini
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
1 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
1 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
1 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
2 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
2 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved