Rupiah dibuka di level Rp11.580/USD

Selasa, 29 April 2014 - 10:04 WIB
Rupiah dibuka di level...
Rupiah dibuka di level Rp11.580/USD
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini dibuka menguat tipis di tengah kembali memerahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg dibuka pada level Rp11.580 per USD. Posisi ini terapresiasi 7 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.587 per USD.

Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp11.580 per USD. Posisi ini membaik 7 poin dibanding posisi kemarin di level Rp11.587 per USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada level Rp11.583 per USD. Posisi ini juga menguat 7 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.590 per USD.

Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.589 per USD. Posisi ini melemah 21 poin dibanding penutupan Senin (28/4/2014) di level Rp11.568 per USD.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, adanya rilis kinerja dari beberapa emiten di bawah estimasi dan rilis penurunan markit services PMI Amerika Serikat (AS) serta masih adanya potensi ketegangan di Ukraina memberikan tambahan sentimen negatif bagi USD.

"Pelaku pasar cenderung wait & see terhadap rilis data-data terkait pending home sales dan ekspektasi atas data-data AS lainnya, sehingga memberikan tekanan pada laju USD dan rupiah pun memanfaatkan kondisi tersebut untuk bergerak naik," kata dia, Senin (29/4/2014).

Laju rupiah di atas level resisten Rp11.610. Rentang rupiah berada di kisaran Rp11.589-11.551 berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI).

Sementara IHSG pagi ini dibuka belum mampu ke zona hijau karena masih ditekan aksi jual. IHSG turun 8,64 poin atau 0,18 persen ke level 4.810,12.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp62,41 miliar dengan 22,13 juta saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp17,56 miliar. Tercatat 28 saham naik, 30 saham melemah dan 33 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
9 menit yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
11 menit yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
1 jam yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
11 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
11 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
11 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved