Penyaluran kredit BTN kuartal I Rp102,8 T
Rabu, 30 April 2014 - 13:22 WIB
Penyaluran kredit BTN kuartal I Rp102,8 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) berhasil meningkatkan penyaluran kredit pada kuartal I/2014 sebesar Rp102,82 triliun atau tumbuh 20,24 persen dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp85,51 triliun.
Total rumah dan apartemen yang telah dibiayai BTN sepanjang tiga bulan pertama tahun ini mencapai 28.032 unit. Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, pertumbuhan usaha tersebut merupakan cerminan tingginya tingkat kepercayaan publik khususnya nasabah terhadap BTN.
"Ini merupakan hasil sebuah komitmen manajemen BTN dalam menyalurkan kredit secara prudent, sekaligus dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis berkualitas," kata dia di Jakarta, Rabu (30/4/2014).
Dia melanjutkan, pertumbuhan kredit BTN pada triwulan I/2014 sebesar 20,24 persen yang melampaui proyeksi kredit perbankan nasional sebesar 15-17 persen. Terutama, ditopang penyaluran kredit ke segmen properti yang mencapai Rp89,71 triliun.
Menurutnya, kredit sebesar itu mengambil porsi 87,25 persen dari total kredit yang disalurkan perseroan. Begitu pula penyaluran kredit ke segmen non-perumahan yang mengambil porsi 12,75 persen dari total kredit yang disalurkan atau sebesar Rp13,11 triliun.
Peningkatan penyaluran kredit tersebut dipicu meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal. "Pasar perumahan cukup agresif walaupun di tengah iklim politik menjelang Pilpres 2014. Permintaan pembiayaan perumahan melalui fasilitas KPR BTN cukup tinggi," jelasnya.
Hal itu membuktikan, kehadiran BTN sangat dibutuhkan dalam membantu masyarakat, khususnya kelas menengah bawah untuk memiliki rumah sebagai kebutuhan dasar.
Total rumah dan apartemen yang telah dibiayai BTN sepanjang tiga bulan pertama tahun ini mencapai 28.032 unit. Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, pertumbuhan usaha tersebut merupakan cerminan tingginya tingkat kepercayaan publik khususnya nasabah terhadap BTN.
"Ini merupakan hasil sebuah komitmen manajemen BTN dalam menyalurkan kredit secara prudent, sekaligus dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis berkualitas," kata dia di Jakarta, Rabu (30/4/2014).
Dia melanjutkan, pertumbuhan kredit BTN pada triwulan I/2014 sebesar 20,24 persen yang melampaui proyeksi kredit perbankan nasional sebesar 15-17 persen. Terutama, ditopang penyaluran kredit ke segmen properti yang mencapai Rp89,71 triliun.
Menurutnya, kredit sebesar itu mengambil porsi 87,25 persen dari total kredit yang disalurkan perseroan. Begitu pula penyaluran kredit ke segmen non-perumahan yang mengambil porsi 12,75 persen dari total kredit yang disalurkan atau sebesar Rp13,11 triliun.
Peningkatan penyaluran kredit tersebut dipicu meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal. "Pasar perumahan cukup agresif walaupun di tengah iklim politik menjelang Pilpres 2014. Permintaan pembiayaan perumahan melalui fasilitas KPR BTN cukup tinggi," jelasnya.
Hal itu membuktikan, kehadiran BTN sangat dibutuhkan dalam membantu masyarakat, khususnya kelas menengah bawah untuk memiliki rumah sebagai kebutuhan dasar.
(izz)
Lihat Juga :