Pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama nyaris 0%
Rabu, 30 April 2014 - 20:49 WIB
Pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama nyaris 0%
A
A
A
Sindonews.com - Ekonomi Amerika Serikat (AS) nyaris tidak membukukan pertumbuhan pada kuartal pertama (Q1) 2014, karena ekspor dan bisnis anjlok dengan akumulasi saham di laju paling lambat dalam hampir setahun.
Dilansir dari Reuters, Rabu (30/4/2014), Departemen Perdagangan AS mencatat produk domestik bruto (PDB) hanya tumbuh di tingkat tahunan 0,1 persen, laju paling lambat sejak kuartal keempat (Q4) 2012.
Penurunan pertumbuhan PDB yang tajam dari kecepatan 2,6 persen pada kuartal keempat (Q4) 2013, lebih buruk dari perkiraan ekonom penurunan sebesar 1,2 persen.
Perlambatan ekonomi sebagian besar diakibatkan musim dingin esktrem, ditandai dengan penurunan di berbagai sektor, termasuk dalam bisnis pembangun properti.
Besarnya perlambatan bisa menyulitkan bank sentral AS (The Fed) melaksanakan agenda pengurangan dana stimulus yang memompa perekonomian melalui pembelian obligasi bulanan.
Para ekonom memperkirakan cuaca buruk bisa memotong sebanyak 1,4 poin persentase dari pertumbuhan PDB. Pemerintah sendiri tidak memberikan rincian tentang dampak cuaca tersebut.
Dilansir dari Reuters, Rabu (30/4/2014), Departemen Perdagangan AS mencatat produk domestik bruto (PDB) hanya tumbuh di tingkat tahunan 0,1 persen, laju paling lambat sejak kuartal keempat (Q4) 2012.
Penurunan pertumbuhan PDB yang tajam dari kecepatan 2,6 persen pada kuartal keempat (Q4) 2013, lebih buruk dari perkiraan ekonom penurunan sebesar 1,2 persen.
Perlambatan ekonomi sebagian besar diakibatkan musim dingin esktrem, ditandai dengan penurunan di berbagai sektor, termasuk dalam bisnis pembangun properti.
Besarnya perlambatan bisa menyulitkan bank sentral AS (The Fed) melaksanakan agenda pengurangan dana stimulus yang memompa perekonomian melalui pembelian obligasi bulanan.
Para ekonom memperkirakan cuaca buruk bisa memotong sebanyak 1,4 poin persentase dari pertumbuhan PDB. Pemerintah sendiri tidak memberikan rincian tentang dampak cuaca tersebut.
(dmd)
Lihat Juga :