NPI Maret alami surplus hingga USD673,2 juta

Jum'at, 02 Mei 2014 - 11:55 WIB
NPI Maret alami surplus...
NPI Maret alami surplus hingga USD673,2 juta
A A A
Sindonews.com - Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) mengalami surplus mencapai USD673,2 juta pada Maret 2014.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin mengatakan, surplusnya neraca perdagangan karena nilai ekspor Indonesia pada Maret 2014 mencapai USD15,21 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 3,95 persen dibanding ekspor Februari 2014.

"Ini gambaran yang baik 2 bulan berturut-turut cukup tinggi, di bulan Februari kita surplus USD843,4 miliar dan Maret kita juga surplus," ujar Suryamin pada laporan Indeks Harga Konsumen di kantor pusat BPS, Jakarta, Jum'at (1/5/2014).

Namun, bila dibandingkan secara year on year (yoy) tercatat adanya penurunan 2,42 persen, yang hanya mencapai USD44,32 miliar.

Dalam paparannya, Suryamin menyampaikan, kinerja sektor non-migas ekspor tercatat mencapai USD36,45 miliar atau menurun 2,20 persen secara yoy.

Sementara itu, menurut Suryamin, nilai impor Indonesia pada Maret 2014 sebesar USD14.54 miliar atau naik 5,42 persen dibanding Februari 2014. Hal tersebut disebabkan oleh naiknya nilai impor migas sebesar USD547,4 juta (15,83 persen) dan non migas sebesar USD200,2 (1,94 persen).

"Peningkatan impor migas dipicu oleh naiknya nilai impor minyak mentah dan hasil minyak masing-masing sebesar USD353,8 juta dan USD10,5 juta. Walaupun impor gas turun sebesar USD116,9 juta," papar dia.

Sepanjang 2014, kinerja impor tercatat mencapai USD43,25 miliar atau turun 5,27 persen jika dibanding impor periode tahun sebelumnya. Kondisi yang sama dialami oleh impor migas yang turun 4,33 persen menjadi USD11,01 miliar, dan impor non migas sebesar USD32,23 miliar, atau turun 5,58 persen.

"Negara pemasok barang impor non migas tertinggi ditempati oleh Tiongkok sebesar USD2,22 miliar atau 21,09 persen. Untuk ASEAN mencapai 24,09 persen, sementara Uni Eropa 9,40 persen," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Surplus
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Ekspor Terus Turun,...
Ekspor Terus Turun, Ekonom Khawatir Akan Ada PHK Massal
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
29 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
45 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
2 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
2 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved