Rupiah ditutup menguat ke Rp11.525/USD
Jum'at, 02 Mei 2014 - 16:32 WIB
Rupiah ditutup menguat ke Rp11.525/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir terapresiasi di tengah terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini berada pada level Rp11.525 per USD. Posisi ini terapresiasi 37 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.562 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp11.545 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.524 per USD dan terlemah di level Rp11.554 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.525 per USD, dengan kisaran harian Rp11.524-11.608 per USD Posisi ini lebih baik 37 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp11.562 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.528 per USD. Posisi sore ini juga 37 menguat poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.565 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.537 per USD. Posisi ini terdepresiasi 5 poin dibanding penutupan Rabu (30/4/2014) di level Rp11.532 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini didukung positifnya data makro ekonomi Indonesia yang dirilis Badan Pusat Statistik pagi tadi.
BPS mencatat, Indonesia pada April mencatat deflasi 0,02 persen, dengan neraca perdagangan tercatat surplus USD673 juta. "Data tersebut berdampak pada penguatan nilai tukar rupiah hari ini," ujar dia, Jumat (2/5/2014).
Adapun IHSG mengakhiri pekan ini balik arah ke zona merah, meski pagi tadi sempat menguat. IHSG tergelincir 1,39 poin atau 0,03 persen ke level 4.838,76.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,53 triliun dengan 4,65 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp81,77 miliar, dengan volume penjualan mencapai 285,39 juta. Tercatat 124 saham naik, 183 saham melemah dan 96 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini berada pada level Rp11.525 per USD. Posisi ini terapresiasi 37 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.562 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp11.545 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.524 per USD dan terlemah di level Rp11.554 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.525 per USD, dengan kisaran harian Rp11.524-11.608 per USD Posisi ini lebih baik 37 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp11.562 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.528 per USD. Posisi sore ini juga 37 menguat poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.565 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.537 per USD. Posisi ini terdepresiasi 5 poin dibanding penutupan Rabu (30/4/2014) di level Rp11.532 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini didukung positifnya data makro ekonomi Indonesia yang dirilis Badan Pusat Statistik pagi tadi.
BPS mencatat, Indonesia pada April mencatat deflasi 0,02 persen, dengan neraca perdagangan tercatat surplus USD673 juta. "Data tersebut berdampak pada penguatan nilai tukar rupiah hari ini," ujar dia, Jumat (2/5/2014).
Adapun IHSG mengakhiri pekan ini balik arah ke zona merah, meski pagi tadi sempat menguat. IHSG tergelincir 1,39 poin atau 0,03 persen ke level 4.838,76.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,53 triliun dengan 4,65 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp81,77 miliar, dengan volume penjualan mencapai 285,39 juta. Tercatat 124 saham naik, 183 saham melemah dan 96 saham stagnan.
(rna)