Pemerintah naikkan harga jual listrik mikrohidro

Senin, 05 Mei 2014 - 17:03 WIB
Pemerintah naikkan harga...
Pemerintah naikkan harga jual listrik mikrohidro
A A A
Sindonews.com - Pemerintah menaikkan harga jual tarif listrik baru untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Penetapan Kenaikan harga jual tarif listrik ini bertujuan untuk meningkatkan minat investor berinvestasi di Indonesia.

“Saya telah mengeluarkan Surat Keputusan Menteri untuk tarif listrik baru mikrohidro. Harganya diputuskan Rp1.075 per kWh,” kata dia, saat menadatangani kerja sama pengembangan PLTA dengan pemerintah Austria di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/5/2014).

Jero mengatakan, harga jual listrik ini akan berlangsung selama delapan tahun, setelah harga berlangsung dengan nilai yang ditetapkan oleh pemerintah maka kemudian akan diturunkan kembali.

Peraturan ini merupakan hasil revisi dari Peraturan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Pembelian Tenaga Listrik oleh PT PLN (Persero) dari Pembangkit Listrik Energi Baru dan Terbarukan dari skala kecil hingga menengah dengan harga sebelumnya ditetapkan Rp656 per kWh.

“Terutama memang untuk mikrohidro ini akan mendorong semangat pengusaha berinvestasi dari 10 megawatt ke bawah,” kata dia.

Sementara, Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengatakan, penetapan harga hingga delapan tahun tersebut telah disesuaikan dengan modal pengusaha. Dia memperkirakan, dengan jangka waktu delapan tahun pengenaan tarif tersebut maka ketika harga diturunkan pengusaha ditaksir sudah kembali modal.

“Ini di desain supaya pengusaha bisa mengangsur pinjaman mereka ke bank nanti tahun kesembilan sudah tidak karena di desain delapan tahun pertama sudah balik modal,” jelasnya.

Dia mengaku, penetapan harga jual tarif listrik mikrohidro ini akan berdampak pada neraca keuangan perseroan lantaran PLN sendiri tidak tau apakah nantinya akan mendapatkan subsidi lagi dari pemerintah atau tidak.

“Untuk jangka pendek tentu masih di subsidi, tapi kita tidak tahu untuk jangka panjang. Apalagi ini feed in tarrif, jadi tidak ada negosiasi lagi,” jelasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
Resmi, Ini Rincian Tarif...
Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik Terbaru per Oktober-Desember 2024
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
48 menit yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
57 menit yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved