Laba bersih HSBC merosot 18%

Rabu, 07 Mei 2014 - 18:35 WIB
Laba bersih HSBC merosot...
Laba bersih HSBC merosot 18%
A A A
Sindonews.com - HSBC Bank Plc melaporkan laba bersih perusahaan turun 18 persen pada kuartal pertama (Q1) 2014, di mana pendapatan rendah mengimbangi langkah pemotongan biaya.

Laba setelah pajak tercatat sebesar USD5,07 miliar ( 3,64 miliar euro) dalam tiga bulan hingga akhir Maret. Angka tersebut turun dibandingkan USD6,21 miliar yang diraih pada kuartal pertama 2013.

"Pada kuartal pertama kami mempertahankan kontrol biaya," ujar Kepala Eksekutif HSBC, Stuart Gulliver dalam pernyataannya, seperti dilansir dari Capital FM Kenya, Rabu (7/5/2014).

"Pendapatan lebih rendah dari kuartal pertama tahun sebelumnya (2013), diuntungkan sejumlah item tertentu, di mana kerusakan pinjaman jatuh," tambahnya.

Di sisi lain, pendapatan turun 8,0 persen menjadi USD15,71 miliar. Sementara laba sebelum pajak susut 20 persen di angka USD6,78 miliar.

Lembaga pemberi pinjaman Asia itu kini tengah fokus mendorong program tabungan, setelah mengumumkan rencana memotong biaya USD2,0 miliar menjadi USD3,0 miliar antara 2014-2016.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DART, Solusi Rekonsiliasi...
DART, Solusi Rekonsiliasi Piutang secara Digital dan Otomatis
Green Loan Dukung Ekonomi...
Green Loan Dukung Ekonomi Sirkular untuk Pelestarian Lingkungan
Wealth Management Dorong...
Wealth Management Dorong Kinerja Bank HSBC, Dana Kelolaan Tumbuh 11,4%
HSBC Indonesia Hadirkan...
HSBC Indonesia Hadirkan Perjalanan Sejarah 140 tahun di Indonesia dalam Bentuk Karya Seni Mural
Tingkatkan Layanan,...
Tingkatkan Layanan, HSBC Optimalisasi Platform Digital
Sektor Teknologi Bikin...
Sektor Teknologi Bikin Pasar Saham Kian Menarik Jadi Sarana Investasi
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved