IHSG diproyeksi bergerak pada kisaran 4.826-4.916
Jum'at, 09 Mei 2014 - 08:46 WIB
IHSG diproyeksi bergerak pada kisaran 4.826-4.916
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini diperkirakan berpeluang menguat dan menembus level psikologis 4.900.
Analis Teknikal PT Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. "Hari ini indeks akan menguji resistance terdekat di level 4.916 dan support di 4.826," kata dia dalam risetnya, Jumat (9/5/2014).
Adapun pasar saham Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan dini hari tadi berakhir mendatar (flat), menyusul tekanan yang terjadi di saham-saham unggulan (bluechips). Indeks saham Dow Jones Industrial Avg ditutup naik 0,20 persen, sedangkan S&P 500 terkoreksi 0,14 persen.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga tercatat menguat. Harga minyak mentah WTI naik 0,02 persen ke USD100,28 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,17 persen ke posisi
USD1289,90 per ons.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mempertahankan tingkat suku bunga acuan (BI Rate) pada level 7,5 persen. Di sisi lain, investor menunggu pengumuman calon wakil presiden partai pemenang pemilihan umum (pemilu) dan hasil rekapitulasi suara pemilihan legislatif yang hari ini memasuki batas akhir perhitungan.
Analis Teknikal PT Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. "Hari ini indeks akan menguji resistance terdekat di level 4.916 dan support di 4.826," kata dia dalam risetnya, Jumat (9/5/2014).
Adapun pasar saham Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan dini hari tadi berakhir mendatar (flat), menyusul tekanan yang terjadi di saham-saham unggulan (bluechips). Indeks saham Dow Jones Industrial Avg ditutup naik 0,20 persen, sedangkan S&P 500 terkoreksi 0,14 persen.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga tercatat menguat. Harga minyak mentah WTI naik 0,02 persen ke USD100,28 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,17 persen ke posisi
USD1289,90 per ons.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mempertahankan tingkat suku bunga acuan (BI Rate) pada level 7,5 persen. Di sisi lain, investor menunggu pengumuman calon wakil presiden partai pemenang pemilihan umum (pemilu) dan hasil rekapitulasi suara pemilihan legislatif yang hari ini memasuki batas akhir perhitungan.
(rna)
Lihat Juga :