Syarat belum terpenuhi, izin ekspor Newmont ditahan

Jum'at, 09 Mei 2014 - 12:18 WIB
Syarat belum terpenuhi,...
Syarat belum terpenuhi, izin ekspor Newmont ditahan
A A A
Sindonews.com - Pemerintah belum memberikan izin ekspor konsentrat kepada PT Newmont Nusa Tenggara. Hal itu karena perusahaan tambang asal Amerika Serikat ini belum memenuhi syarat yang diajukan oleh pemerintah.

Direktur Pengusahaan dan Pembinaan Mineral Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dede Ida Suhendra menuturkan bahwa Newmont hingga kini belum melengkapi seluruh persyaratan untuk mendapatkan izin ekspor mineral. Dengan demikian, Kementerian ESDM belum mengizinkan melakukan kegiatan ekapor konsentrat tembaga.

"Kapanpun bisa saja keluar asal sudah lengkap. Tapi banyak kondisi belum terpenuhi, sehingga masih perlu waktu," kata dia di Jakarta, Jumat (9/5/2014).

Pemerintah menyadari dampak yang harus ditanggung Newmont terkait tidak diizinkannya melakukan kegiatan ekapor konsentrat. Namun, Dede mengaku, manajemen Newmont harus menempatkan keputusan terbaik di perusahaannya atas berlakunya kebijakan ini.

"Pemerintah tentu tidak mengharapkan hal ini atas dampak pengurangan produksi, sehingga terjadi over (kelebihan) kapasitas. Tapi tentu sudah dalam perhitungan manajemen resiko, sehingga harus dipahami semua pihak," kata dia.

Sebelumnya manajemen Newmont berencana mengurangi kegiatan operasional tambang tembaga dan emas Tambang Batu Hijau di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat pada 1 Juni 2014 jika izin ekspor tidak diberikan oleh pemerintah. Hal itu karena fasilitas penyimpanan konsentrat tembaga di Batu Hijau akan penuh pada akhir Mei 2014, sehingga Newmont terpaksa harus mengurangi kegiatan operasi secara bertahap.

Setelah fasilitas penyimpanan konsentrat tembaga penuh maka akan memasuki tahap penghentian operasi tambang dan pemrosesan serta mengurangi jasa kontraktor, pembelian, pengeluaran modal dan penyesuaian jadwal kerja dan lembur karyawan.

Di samping itu, untuk melakukan penghematan dan menjaga kemampuan perusahaan agar dapat beroperasi secara normal dan tepat waktu, sebagian besar karyawan Newmont akan dipulangkan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Sederet Harta Karun...
Sederet Harta Karun Mineral RI Jadi Rebutan Asing, Nomor 1 Simpan Deposit 1,5 Miliar Ton
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
28 menit yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
57 menit yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
1 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
1 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
Syarat Penderita Diabetes...
Syarat Penderita Diabetes Diperbolehkan untuk Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved