Chitose akan kembangkan produk wood base

Jum'at, 09 Mei 2014 - 18:21 WIB
Chitose akan kembangkan...
Chitose akan kembangkan produk wood base
A A A
Sindonews.com - PT Chitose International Manufacturing berencana kembali mengembangkan produk berbasis kayu olahan di tahun depan. Ini sejalan dengan target beroperasinya pabrik baru perseroan di akhir 2015 atau selambatnya awal 2016.

Pembiayaan ekspansi tersebut salah satu sumbernya adalah dari rencana IPO sebesar 30 persen saham baru perseroan pada Juni tahun ini. Untuk diketahui, produk kayu pernah diproduksi Chitose di tahun 1990-an dengan tujan ekspor ke Jepang.

Namun, dihentikan karena pemerintah saat itu melarang ekspor produk berbahan baku kayu ramin. "Selama 35 tahun kita dikenal dengan produk berbasis metal. Dengan peningkatan daya beli dan model berbasis kayu yang mulai diminati, kita coba kembangkan itu. Apalagi wood base nilai jualnya tinggi," ungkap Presiden Direktur PT Chitose International Manufacturing, Dedie Suherlan di Cimahi, Jawa Barat, Jumat (9/5/2-14).

Menurut dia, untuk pabrik baru, perseroan mencoba jenis baru, tidak semata generik dengan produk yang ada. "Melengkapi kategori kita. Jadi material dasar kayu olahan. Target market sudah ada, yakni uper category, biar merata. Kapasitas sedang kita jajaki," ujarnya.

Direktur Perseroan Timotheus J Paulus menjelaskan, wood base dimaksud adalah model tampilan (cover) kayu pada produk Chitose. Namun, panelnya adalah kayu olahan seperti bubur kertas MDF, dan partikel kayu sebagai bahan panel, atau playwood.

"Jadi bagian dalam bisa dari bahan apa saja, seperti partikel kayu atau bubur kayu, bisa juga metal dan melamin, tetapi cover-nya ditempel kertas model kayu, jadi kelihatan seperti kayu. Ini di Jepang sudah jadi tren," kata Thimoteus.

Karena nilai jual yang tinggi, maka wood base ini akan difokuskan untuk pasar uper category konsumen. Saat ini Chitose mulai menyasar konsumen di midle category, setelah menguasai bottom cotegory.

"Wood base ada unsur natural. Jadi dia tidak mengubah interior rumah. Ini yang membuat nilai jualnya tinggi," ujar pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Manufacturing Indonesia...
Manufacturing Indonesia 2023 Jadi Upaya Membangun Ekosistem Smart Manufacturing yang Solid
4 Produk PT Astra International,...
4 Produk PT Astra International, Bukan Hanya Otomotif
4 Silinder Turbocharged...
4 Silinder Turbocharged 1.600cc, Inilah Hyundai Kona Night Edition 2021
Ulah Corona Sebabkan...
Ulah Corona Sebabkan Penjualan Hyundai Sepanjang April Loyo
Hyundai NE Siap Meluncur...
Hyundai NE Siap Meluncur pada 2021 Dirakit di Korsel
Bersaing di Industri...
Bersaing di Industri Otomotif Indonesia, Hyundai Buka Pusat Distribusi Spare Part
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
4 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
4 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved