Manufacturing Indonesia 2023 Jadi Upaya Membangun Ekosistem Smart Manufacturing yang Solid
Senin, 04 Desember 2023 - 18:12 WIB
loading...
Lebih dari itu, Manufacturing Indonesia juga sudah lama menjadi ajang bertukar teknologi, ide dan gagasan baru bagi para pemangku kepentingan untuk mengakselerasi perkembangan industri manufaktur di Indonesia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pamerindo Indonesia segera menghadirkan Manufacturing Indonesia 2023 , mulai 6-9 Desember 2023, di JIExpo Kemayoran Jakarta. Pameran seri ke-32 ini akan hadir dalam skala yang lebih besar.Lebih dari 1.200 peserta pameran dari 29 negara akan membawa wawasan komprehensif seputar teknologi terdepan, produk dan solusi inovatif, serta peluang perluasan jaringan bisnis .
Baca Juga: Pasang Surut Industri Manufaktur
Event Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie menyampaikan, bahwa pameran Manufacturing Indonesia telah menjadi pameran dagang manufaktur terbesar dan tepercaya untuk memamerkan mesin-mesin, perlengkapan dan peralatan dalam satu atap.
Lebih dari itu, Manufacturing Indonesia juga sudah lama menjadi ajang bertukar teknologi, ide dan gagasan baru bagi para pemangku kepentingan untuk mengakselerasi perkembangan industri manufaktur di Indonesia.
"Manufacturing Indonesia kali ini akan melibatkan lebih banyak peserta pameran, membangun ekosistem smart manufacturing yang lebih solid bagi industri manufaktur. Kami optimis pameran tahun ini mampu menyerap lebih dari 30 ribu pengunjung," terang Meysia Stephannie.
Baca Juga: Pasang Surut Industri Manufaktur
Event Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie menyampaikan, bahwa pameran Manufacturing Indonesia telah menjadi pameran dagang manufaktur terbesar dan tepercaya untuk memamerkan mesin-mesin, perlengkapan dan peralatan dalam satu atap.
Lebih dari itu, Manufacturing Indonesia juga sudah lama menjadi ajang bertukar teknologi, ide dan gagasan baru bagi para pemangku kepentingan untuk mengakselerasi perkembangan industri manufaktur di Indonesia.
"Manufacturing Indonesia kali ini akan melibatkan lebih banyak peserta pameran, membangun ekosistem smart manufacturing yang lebih solid bagi industri manufaktur. Kami optimis pameran tahun ini mampu menyerap lebih dari 30 ribu pengunjung," terang Meysia Stephannie.
Lihat Juga :