Berikut sistem operasi FSRU Lampung

Sabtu, 10 Mei 2014 - 15:25 WIB
Berikut sistem operasi...
Berikut sistem operasi FSRU Lampung
A A A
Sindonews.com - Tidak lama lagi proyek Floating Storage Receiving Terminal (FSRU) Lampung yang digagas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akan segera beroperasi pada Juli 2014 mendatang. Bagaimana sistem operasinya?

Head of Corporate Communication PGN Ridha Ababil menjelaskan, dalam operasi FSRU Lampung menerima gas berupa LNG cair yang diangkut dari sumur migas oleh kapal angkut.

"LNG itu kemudian diubah menjadi gas (regasifikasi) dan kemudian dialirkan melalui pipa bawah laut. Segala proses penerimaan dan regasifikasi dilakukan di lepas pantai," terangnya dalam acara Media Site Visit di Lampung, Sabtu (10/5/2014).

Setelah melalui regasifikasi, lanjut dia, gas kemudian masuk ke Tower Yoke Mooring System (TYMS). Fasilitas ini yang menghubungkan antara FSRU dengan jaringan pipa ke darat melalui dasar laut.

"Jaringan pipa di bawah lautnya memang statis, tapi untuk TYMS ini bisa berputar hingga 360 derajat. Jadi meskipun FSRU bergerak karena terbawa ombak tapi proses pengaliran gas tidak terhenti, tetap jalan," ujarnya.

Ridha menuturkan, di darat gas akan diterima fasilitas yang dinamakan terminal penerima LNG hingga pada akhirnya dialirkan ke konsumen memalui jaringan pipa yang dikelola perusahaan. "Jarak antara FSRU dengan daratan itu sekitar 21 kilometer (km)," paparnya.

Namun, rangkaian fasilitas ini belum sepenuhnya dapat beroperasi karena masih harus menunggu penyempurnaan sejumlah bagian yang konstruksinya belum selesai.

"Pembangunan seluruh bagian terminal penerima LNG di Lampung akan selesai pada awal Juni 2014. Setelah melakukan testing dan commissioning, terminal penerima LNG akan mulai beroperasi sekitar awal Juli 2014," ujarnya.

Adapun dipilihnya, kata Ridha, Lampung menjadi tempat pembangunan terminal karena posisinya sangat strategis sebagai penghubung energi antara Jawa dan Sumatera.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
4 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
4 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
5 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
5 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
5 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
5 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved