Akuisisi Pertagas-PGN langgar Inpres

Minggu, 11 Mei 2014 - 16:35 WIB
Akuisisi Pertagas-PGN...
Akuisisi Pertagas-PGN langgar Inpres
A A A
Sindonews.com - Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) menilai penggabungan PT Pertamina Gas (Pertagas) dengan PT Perusahaan Gas Negara tbk dinilai melanggar Instruksi Presiden (Inpres) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Lantaran Presiden telah melarang para menteri mengambil kebijakan strategis menjelang pergantian kabinet.

Ketua Puskepi, Sofyano Zakaria mengatakan, rencana tersebut pada dasarnya sebuah kebijakan strategis jika dilaksanakan saat ini maka akan berdampak pada masyarakat.

"Artinya ini melanggar instruksi Presiden RI untuk tidak membuat keputusan strategis yang berdampak besar bagi negara dan masyarakat," kata Sofyano di Jakarta, Minggu (11/5/2014).

Menurutnya, rencana ini jelas bertentangan dengan persetujuan Menteri BUMN Dahlan Iskan sebelumnya yaitu tidak ada akuisisi antara kedua perusahaan. Selain itu, rencana ini bertentangan pula dengan strategi dan roadmap penataan BUMN dengan membangun perusahaan holding yang kuat untuk perusahaan sejenis.

"Konsep ini sudah diterapkan dan sukses untuk industri pupuk, industri semen dan industri jasa pelabuhan sehingga akan dilanjutkan lagi untuk sektor industri lain termasuk minyak dan gas," tutur dia.

Rencana ini juga jelas bertentangan dengan roadmap Pertamina untuk menjadi perusahaan migas dunia dan selanjutnya perusahaan energi penguasa Asia.

Dia mengatakan, sebaiknya PGN diarahkan mengembangkan jaringan distribusi ke konsumen (hilir) sehingga masyarakat bisa menikmati bahan bakar gas yang bersih dan murah.

"Ini yang tidak dilakukan PGN. PGN malah terlalu mengembangkan infrastruktur gas ke hulu dengan target pendapatan dari transmisi gas dan konsumen industri, sedangkan konsumen rumah tangga dilupakan," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
Berita Terkini
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
15 menit yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
2 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
2 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
2 jam yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
2 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
3 jam yang lalu
Infografis
Jika Israel Langgar...
Jika Israel Langgar Gencatan Senjata, Houthi akan Terus Menyerang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved