Harga minyak di perdagangan Asia menguat

Senin, 12 Mei 2014 - 12:41 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan Asia menguat
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini naik setelah pemberontak pro-Rusia di Ukraina timur mengklaim mayoritas pemilih dalam referendum yang disengketakan telah memilih kemerdekaan. Ini bisa menimbulkan kekhawatiran perang saudara yang bisa mengganggu pasokan minyak.

Seperti dikutip dari AFP, Senin (12/5/2014), kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) naik sembilan sen menjadi USD100,08 untuk pengiriman Juni di pertengahan pagi perdagangan Asia. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juni naik 32 sen menjadi USD108,21 per barel.

"Dengan risiko meningkatnya ketegangan geopolitik di dalam dan sekitar Ukraina, bisa mengganggu pasokan minyak " ujar Desmond Chua, analis pasar di CMC Markets di Singapura.

Pemberontak di provinsi Donetsk Ukraina pada Minggu mengklaim bahwa total 89 persen pemilih mendukung pemerintahan sendiri atau terlepas dari Ukraina.

Negara-negara Barat khawatir bahwa kondisi ini dapat mempercepat terjadinya perpecahan di negara yang merupakan pecahan Uni Soviet dan bisa menimbulkan perang saudara di tepi timur Eropa, sehingga bisa mengganggu persediaan dan mengirim harga energi meroket.

Analis Phillip Futures Yang berbasis di Singapura mengatakan, investor juga khawatir karena adanya tuntutan Rusia pekan lalu bahwa Ukraina harus membayar di muka untuk pengiriman gas alam di masa depan, karena utang miliaran dolar.

Pengumuman itu membahayakan pasokan ke sebagian besar Uni Eropa, karena hampir 15 persen dari semua gas Rusia dikonsumsi oleh blok yang beranggotakan 28 negara transit di Ukraina.

AS dan sekutu Eropa Barat yang mendukung pemerintah Ukraina Barat ini telah menuduh Rusia mengobarkan kerusuhan di timur negara itu setelah jatuhnya mantan presiden Pro-Rusia Viktor Yanukovych pada Februari.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
39 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
59 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved